Friday, 6 November 2015

Panties Pizza, Yogyakarta

Jalan-jalan di kota Yogyakarta, tidak kulineran? Wah, sayang banget! Di saat kuliner kawasan Jogja Utara semakin beragam untuk diciciipi satu per satu. Pizza Panties yang lagi nge-hitz. Judulnya, merasa tua untuk bisa mencicipi cafe atau resto anak muda. Jadilah sore ini menjadi moment yang pas untuk mengintip menu dan mencicip pizza yang sedang booming di Jogja *khususnya untuk anak muda. Ya, sampailah kami di Panties Pizza.

Panties Pizza

Kliatan dari bungkus yang menyerupai panties ya?
Jadilah kami berempat yang berprofesi sebagai blogger dari Jogjakarta menyambangi tempat nongki syantik untuk anak muda. Jumat ini, kami berencana untuk nge-pizza di Panties Pizza. Mencarinya di social media untuk jam buka karena acara ketemuan kita jam 1 siang dan ternyata masih tutup *senyap tidak ada kehidupan.

Ternyata jam 1 lebih sedikit, mulailah terlihat ada tanda-tanda Panties Pizza akan buka, yeay jadilah kami kopdar syantik di sini. Kebetulan ada neng Rinda yang jauh-jauh dari negeri seberang (baca : Lampung) bisa ikut serta menyemarakkan sore ini. Ternyata oh ternyata, antriannya sudah lumayan panjang.

panties pizza
Indoor dan Outdoor

Masuk ke dalam resto yang berukuran memanjang dan tergolong sempit untuk menampung para pelanggan yang ingin mencicipi pizza yang ternyata yummi banget dan bercita rasa berbeda dari pizza kebanyakan yang ditawarkan di Jogjakarta. Karena antrian yang baru saja dibuka dan macet di kasir, kami memilih untuk mencari tempat duduk. Siang-siang kebagian di outdoor, baiklah...

Menu Pizza Panties

Setelah semua personel lengkap, kami bergegas menuju ke kasir untuk memesan. Biar sahabat tamasyaku bisa membayangkan seperti apa kalau mau menikmati Pizza di Panties Pizza, saya bantu ceritakan mekanisme pesannya ya. Ya, setidaknya dengan membaca blog ini sudah kebayang apa yang ingin dipesan, jadi antrian di kasir tidak menumpuk. *Kasian belakangnya.

Mekanisme Pesan Makanan di Panties Pizza


  1. Siapkan menu yang akan dipilih langsung ke bagian kasir.
  2. Memilih menu original atau tambahan topping dan minuman dari menu yang ditulis di papan di atas kasir.
  3. Membayar dan akan menerima pager.
  4. Bila pager berbunyi atau bergetar, berarti pesanan bisa diambil di bagian samping kasir.
  5. Saat pesanan komplit, pager akan diminta kembali.
  6. Bila ingin take away atau dibungkus karena tidak habis, tinggal bawa ke kasir dan akan dibungkus oleh pihak Panties Pizza.

Pesanan Pizza

Penasaran kan seperti apa bentuk pizzanya? Unik. Pizza yang sesuai pesanan diletakkan di peralatan makan yang terbuat dari piring bambu dengan pizza yang dibungkus dengan kertas dan sudah diberi nama sesuai pesanan. Sebungkus pizza yang dipesan sudah dipotong menjadi 4 bagian dan memudahkan kita untuk menyantapnya. Kali ini pizza yang kami pesan merupakan favoritnya Panties Pizza, yaitu : Mission Im Pizza. Yang lain : Say Cheese dan Banana Pizza. 

Pilihan Menu Minuman

Bagaimana dengan menu minumannya? Tersedia beragam menu minuman di sini. Selain pizza, juga tersedia snacks, seperti : french fries.

Sudah Lengkap dan Mari Disantap

Lihatlah muka-muka penasaran kami mencicip pizza ala Panties Pizza. Kalau sudah penasaran seperti kami, sudah tahu alamatnya belum? Saya kasih bocoran tempatnya ya... Di jalan Gejayan (sekarang : jalan Affandy). Seberang hotel Grand Tjokro atau persis di samping rumah perawatan White Lily. Karena tidak mudah menemukan tempat parkir roda empat, disarankan ke Panties Pizza dengan roda dua saja. Kalau kalian orang Jogja dan udah sampai di Jembatan Meras, maka kebablasan (terlalu ke utara). Putar balik ke arah selatan dan Panties Pizza ada di kiri jalan ya. Selamat berkulineran!

11 comments:

  1. Tempatnya kayaknya asyik neh, kemarin pas lewat koq g nemu ya? :D

    ReplyDelete
  2. Di Semarang belom ada nih. Penasaran sejak mbak Dee posting soal pizza ini. Hihihi. Pengen nyobaiiinnnn.

    ReplyDelete
  3. Wah mau donk ke panties pizza..kl bw mobil parkirny dmn y?

    ReplyDelete
  4. Tempatnya asyikkk ya mak :)

    ReplyDelete
  5. Seru banget kopdar sambil nge-pizza. Kapan2 kudu nge-pizza di Düren, nih... ira

    ReplyDelete
  6. Outdoor-nya bernuansa tropical. Cakep.
    Harga pizzanya bersahabat ya mbak

    ReplyDelete
  7. Pizzane kecil2 yaaa, pengen nyobaik bawa krucil ah

    ReplyDelete
  8. Wah, Jadi restoran pilihan buat Najin kalau pas ke Jogya. Soalnnya emaknya suka makanan tradisional sedangkan dia lebih suka pizza dan fast food. anak dan emaknya hepi.

    ReplyDelete
  9. kak, boleh izin ambil gambar daftar menu untuk dipasang di blog saya?. kalau boleh akan saya cantumkan sumbernya juga. terima kasih

    ReplyDelete
  10. Bengkulu belum ada nih mba Manda. Kayaknya sedap yaaa. Uhuhuu jadi lapeerr!

    ReplyDelete

Mohon diberi masukan membangun agar kami bisa menyajikan informasi yang lebih berguna bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
IBX583576234EA4D