Thursday, 16 April 2015

Tips Menulis Catatan Perjalanan

Halo sahabat tamasyaku, minggu ini kita berbagi dapur tamasyaku dalam menyajikan tulisan-tulisan wisata ala manda panda. Pada awalnya, nenuliskan cerita bertamasya adalah bagian menyalurkan hobi menulis diary bagi manda. Setiap tempat yang kami kunjungi hanya bisa dinikmati oleh mata yang melihat dan merasakan langsung suasananya. Mata lensa kamera pun tak bisa mewakili besar dan indahnya apa yang terlihat dengan indera mata kita. Namun demikian, setiap cerita dan suasana bisa dihadirkan kembali dengan kita mengingat setiap moment itu.

Bayangkan sebuah keadaan dimana hujan gerimis sedang turun, suasana alam pegunungan yang hijau mulai basah dan tercium bau tanah yang khas. Burung-burung mulai berkicau mencari tempat berteduh dan semilir angin menerpa wajah kita sembari sesekali ada tetes air hujan yang menyapa.


Satu kata, menenangkan.

Motivasi adalah penggerak dalam tulisan. Ketika menulis cerita tanpa motivasi, maka kita tidak tahu apa yang kita tulis. Motivasi kami menuliskan cerita di blog adalah untuk bisa mengingat kembali cerita perjalanan kami, yang semoga pengalaman kami menjadi informasi yang bermanfaat untuk orang lain yang membaca. Meskipun masih terus proses belajar membuat tulisan yang bermanfaat, yang utama adalah memulai. Itulah kenapa blog bagi kami adalah catatan perjalanan yang bisa mengembalikan ingatan tentang suatu tempat dan kenangan indah yang menenangkan.



Nah, berikut tips persiapan yang manda bagikan untuk mulai membuat tulisan perjalanan wisata.
  1. KAMERA. Meskipun tidak bisa mewakili keindahan aslinya, FOTO adalah bagian pendukung dari cerita, sebanyak mungkin kita menjepret objek maka akan semakin banyak cerita yang bisa diceritakan. Selain kamera DLSR, kamera pocket dan kamera HP juga siapin ya. Bagaimana pun tenang kalau ada kamera backingan.

  2. MEMORY CARD. Jika kita bepergian lebih dari seminggu dan banyak tempat yang kita kunjungi, bawalah memory card tambahan. Pengalaman kami memory cardnya pernah tidak bisa terbaca, sehingga tidak perlu panik ketika tidak bisa memfoto.

  3. MATERI TULISAN. Biasanya di tempat wisata ada petunjuk lokasi dan sejarah singkat tentang tempat tersebut atau fasilitas yang ada di situ, ambil dan siapa tahu bermanfaat untuk ditulis dalam cerita. Materi tulisan yang berkaitan dengan harga, jarak tempuh, waktu tempuh, tarif masuk, suasana yang dirasakan dan hal-hal yang informatif lain sebaiknya ditulis dalam NOTES HP atau BUKU SAKU. Kalau saya biasanya menyimpan tiket-tiket untuk mengingat kembali saat menulis.

Simple yaaaa... Lanjut mengolah tulisan ke dalam blog yuk.. Setelah bertamasya, tentunya pingin segera menuliskan pengalaman perjalanan kita, dan inilah persiapannya..
  • MOOD, penting menSEGERAkan ketika mood sedang bagus. Memindahkan FOTO dari memory card ke komputer, lalu menyuntingnya agar berurutan dan mencerminkan yang mau diceritakan. Bersyukur komputer manda memfasilitasinya, sehingga memory card langsung masuk ke slot di CPU.
  • USB WIFI DONGLE. Koneksi internet yang cepat mendukung dan memudahkan kita untuk melengkapi tulisan perjalanan kita di blog. USB Wifi Dongle mampu menjangkau sinyal wifi tanpa lemot. Karena terkadang FOTO dan NOTES yang kita buat seringkali ada yang missing dan butuh ada penyambung di antara cerita yang hilang tersebut, maka butuh googling untuk melengkapi potongan cerita yang terlupakan. Dan menuliskan blog secara online memudahkan kita mengakses fitur-fitur yang disediakan oleh blogspot.

Nah kurang lebih  demikian ya tips dari tamasyaku untuk menuliskan catatan perjalanannya, kalau ada update tips akan kami tuliskan di blog ini. Selamat berwisata dan ditunggu ceritanya.

12 comments:

  1. Wow! Tips nya berguna banget nih, mbak Ima...

    ReplyDelete
  2. AKu selalu bawa surf stick kalau mudik. :) Kalau di Eropa mah mengandalkan wifi ajah.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. di eropa wifinya luar biasaa kenceeenngg mbaaa.. di siniiii gigit jariii ngarep yang expresss... hahahhahahaha

      Delete
  3. Biasanya kalau petunjuk singkat tentang wisata tersebut nggak pernah aku tulis, biasanya aku zoom. Jarang sekali nulisn waktu perjalanan, seringnya nikmati keindahan. trus kalau ada yg penting atau moment ingin kutulis. langsung jepret :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaa mb zulfaaa... Tapi sbg pembaca kadang2 kita suka nyari info2 itu... Xixixiixi

      Delete
  4. itu salju2an dimana mbak? aku pingin ikut, nang jogja kan gak ada hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih sayang banget di jogja blm turun salju wakakakakakak...

      Delete
  5. Wah...mantap nih sharringnya... kebetulan bsk aku mau ke Bengkulu dan sdh ancang2 mau bikin tulisan perjalanan.. Kali ini mesti jadi artikel krn yg kemarin2 gagal melulu bikin tulisan perjalanan lantaran gak diseriusin... mksh ya sdh berbagi info dan menjadi penyemangatku...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditunggu liputan ceritanya dari bengkulu ya mba... Sama2 saling menyemangati dan menginspirasi ya mba.. *_*

      Delete
  6. Ehh sama tuh, aku selalu foto tulisan yg ada di lokasi jalan-jalan. Krn kelamaan kalo mau nyalin ke tulisan. Nice sharing, thanks ya Manda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tossss yaaa kita mak.... Sami sami mba sulis... *_*

      Delete

Mohon diberi masukan membangun agar kami bisa menyajikan informasi yang lebih berguna bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Featured post

Uji Kehandalan ZenFone Zoom S di ZenFinity 2017

ZenFone Zoom S ZenFone Zoom S cocok untuk smart traveler , karena menjadi traveler membutuhkan ZenFone Zoom S untuk menemani keseh...

IBX583576234EA4D