Lima Hal Sebelum Bermain Air di Pantai

Topi dan Kacamata

Setelah membaca cerita tamasya manda dalam kategori wisata air, sepertinya hanya di liputan ini manda merasakan all out bermain air di pantai selatan Pulau Jawa, yaitu pantai Slili, Gunung Kidul. Tak lupa topi dan kacamata menemani tamasya manda di pantai kali ini. Tamasya di pantai dengan baju gamis, siapa takut? Terlihat sepintas seperti salah kostum, tapi setelah masuk ke air, semuanya baik-baik saja dan enjoy. Tentunya baju gamis yang manda pakai dari bahan seperti bahan baju renang,, kalau tidak salah namanya : spandex. Teksturnya yang ringan di air dan tidak berat ketika mentas dari air.


Jepretan Panda



Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk bersiap basah-basahan bermain air menurut tamasyaku :
  1. Membawa baju ganti lengkap. 
  2. Membawa handuk dan perlengkapan mandi.
  3. Membawa kresek untuk baju basah.
  4. Membawa minyak atau obat pribadi (seperti : decolgen)
  5. Membawa sendal jepit.
Awalnya juga manda masih ogah-ogahan untuk nimbrung masuk ke air, karena cuaca yang hujan dan membayangkan air laut akan dingin sekali. Eh ternyata, air lautnya hangat dan seperti memanggil-manggil untuk bergabung bermain air di pinggiran pantai. Beruntung pantai-pantai di Gunung Kidul boleh dipakai berendam dan bermain air, karena pantai selatan terkenal dengan ombaknya yang ganas.

Model Ala-Ala

Dalam liputan kali ini, memang sepertinya narsis isinya foto manda semua yang dijepret oleh panda. Panda rasanya senang sekali karena akhirnya saya bermain air dan pasir. Menurut sejarahnya, setiap ke pantai dimanapun, saya selalu jadi orang yang kering ketika masuk ke mobil. Mungkin hanya duduk-duduk dan sedikit terkena pasir. Melihat dari kejauhan saja dan sesekali mencemplungkan kaki ke air, begitu ombak datang, sayanya lari.

Cita-Cita Model yang Tidak Kesampaian

Entah siang ini, begitu menikmatinya bermain air laut sehingga terbersit untuk dijepret bak seorang model ala-ala. Mulai dari pose yang cuek sampai sadar kamera, dan ternyata FUN lho merasakan ombak pantai selatan yang terlihat tenang tetapi menghanyutkan.

Seperti Laut Pribadi

Ombak laut selatan sesekali menghempaskan kami yang sedang santai bermain pasir. Dengan berat tubuh yang relatif besar pun, dari posisi duduk bisa terseret ombak dan terhempas seperti  putri duyung yang terdampar. Sesekali terbalik dan seperti berenang, padahal itu berusaha naik ke daratan karena tergulung ombak. Bagi yang membawa anak-anak, silahkan terus memegangi anak-anaknya dan mengawasinya walaupun ombaknya terlihat tidak besar dipinggiran. Tetap Waspada karena Alam itu Liar!

Behind The Scene

Foto-foto bak seorang model ala-ala itu juga tidak langsung sekali jepret menghasilkan hasil yang bagus. Sesekali harus merangkak menuju daratan karena ditabrak ombak dan sesekali harus kecapekan karena ombak yang tidak bisa diduga datangnya menghantam dari belakang dan akibatnya mau bangkit saja susah. Pun di dalam air juga terdapat batu-batu karang yang meskipun tidak tajam tapi kan tetap saja batu. Sehingga ada kalanya tangan dan lutut tergores atau terantuk bebatuan karang. Kalau kita pernah mencoba, pasti kita akan bisa merasakan bahwa yang tersirat belum tentu semudah yang tersurat. 

Levitasi Ala Manda

Keceriaan bermain air kali ini ditutup dengan berpose ala-ala "levitasi" atau menurut wikipedia, adalah sebuah teknik membuat obyek yang difoto terlihat seolah-olah seperti melayang. Dan tanpa proses editing, levitasi pun berhasil diabadikan dengan nafas ngos-ngosan setelahnya. hahahahaha. Ada harga yang harus dibayar di setiap petualangan bukan? Just enjoy and fun with it.

17 comments

Indah Juli said...

Berarti ini mimpi yang jadi kenyataan ya :D
Main air ternyata seru juga, apalagi sambil foto-foto keren.

Ardiba Sefrienda said...

Ampun itu levitasinya. Disensor to mukanya? Hihi

Prima Hapsari said...

Aku sebenernya suka main air mak, ke pantai ya harus basah, cebur2an, berenang, tapi semenjak punya balita, jalan dipasir aja cukup. Mereka tdk terlalu suka air. Padahal mboke pengen nyemplung :(

Primastuti Satrianto said...

iya mak injul, sebagian mimpi yang tidak sengaja terwujud.. kmrn belum kesampaian melihat sunset yang mak injul pernah kunjungi.. semoga next..

Primastuti Satrianto said...

nggak tahunya pas lompat mukanya ketutupan diba.. pas diulangi, jebulane mukanya ekspresi jelek, hahahahahaha

Primastuti Satrianto said...

oalaaahhh wingi kuwi pingin juga tho.. tiwas mung dadi background yo mak.. next time, bisa kita ulangi yaaa.. *ketagihan*

Lina W. Sasmita said...

Wow ada model keren bingit. Tinggal diarahin dikiiit lagi udah jadi deh foto model :)
Mbak Imaaa aku naksir topinya loh.

Zulfa said...

Cakep mbak. dg gamis syar'i tetep masih bida beraktifitas DG Santa I. Hehehe aku biasanya lupa nggak bawa kresek but baju basah

Dian Radiata said...

Kapan kita main air bareng, mbaaaaak?

Dian Radiata said...

Kapan kita main air bareng, mbaaaaak?

atanasia rian said...

fotonya jiaaaaannn asyeeeekkk juosss manda

Primastuti Satrianto said...

mba linaaaa... makasih.. *tersanjung dan lempar topi* besok kalau jadi ke belitung kubawain topinya..

Primastuti Satrianto said...

emak mbolang, makanya ku list sekarang, kemarin saya juga lupa bawa kresek.. hihihihihihi

Primastuti Satrianto said...

in sha Alloh Belitung ya mba deee... miss you so much...

Primastuti Satrianto said...

thanks to panda ketoke yaaa...

Anggarani Ahliah Citra said...

Seruuu...
Ya ampuun, ngakak liat behind the scene nya

Inda Chakim said...

yang begitu tu namanya levitasi to mbak baru tau *kemane aje gueh ?