Thursday, 8 August 2019

Romantisme di Kota Paris, Perancis


Uang bisa habis, namun kenangan melekat sempurna di dalam ingatan. Harga yang dibayar dari sebuah perjalanan nilainya tidak ternulai dibandingkan uang yang dikeluarkan untuk membeli pengalaman tersebut.

Halo sahabat Manda, edisinya kembali melow ya. Ada kawan yang sedang liburan ke Paris dan Jerman, selalu saja rasanya ingin ikut terhanyut tentang memori yang ada di relung hati terdalam. Ingin kembali, tapi masih banyak prioritas yang harus didahulukan sebelum menuju ke tempat yang pernah menjadi memori. Doakan semoga ada waktu dan kesempatan untuk kembali. Aamiin.

Turut bahagia melihat story teman yang sedang liburan ke tempat-tempat yang pernah kita jejaki. Masih terasa hawa dingin sembribit dan langit kota Paris yang menawan di mata kami berdua. Alhamdulillah masih diijinkan mengingat potongan-potongan rasa di kalbu.


Menjejak kota PARIS di bulan Desember kala itu. Tidak terbayangkan sebelumnya, punya keberanian untuk tamasya ke kota ini. Semua karenanya dan telah menjadi takdir kami. Kami memesan perjalanan ke Paris dengan biro tour ASEAG, di sana ada paket liburan ke Paris yang berangkat dari Aachen (salah satu kota di Jerman). Diiyain Panda untuk mengurus, artinya Manda tinggal bergerak mengurusnya. Qodarulloh hari keberangkatan pun tiba.

Kenapa kota Paris?


Eiffelturm atau Menara Eiffel

Kota dimana Menara Eiffel berada dan pastinya, sebagai orang Indonesia, pasti ingat Eiffel I'm in Love kan? Siapa yang tidak ingin menikmati romantisme kota Paris yang identik dengan bangunan Eiffelnya. Apa sebenarnya Menara Eiffel?

Menara Eiffel atau Eiffel Tower merupakan sebuah menara besi yang di bangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia, bahkan masuk ke dalam 7 keajaiban dunia bukan?


Saking tingginya Menara Eiffel tidak mudah mengambil angle yang pas untuk berfoto berdua dengan latar Menara Eiffel. Pagi yang dingin dijabanin untuk bisa mendapatkan foto di Eiffel yang masih sepi. Kalau ada yang tanya, kok nggak naik di atas dan menikmati restoran dengan pemandangan 360 derajat? Jawabnya simple, restorannya tidak ada jaminan menyediakan makanan yang halal. Dan ketika harus naik ke atas di dingin yang masih berkabut, rasanya sayang badan karena masih berada di Paris selama 3 hari. Dan lalu kami memutuskan untuk mencari angle foto sampai menara Eiffelnya menjadi latar di foto kami berdua. 

Arc de triomphe


Dari wikipedia, Arc de triomphe de l'Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe (Bahasa Indonesia : Gapura Kemenangan) adalah monumen berbentuk Pelengkung kemenangan di Paris yang berdiri di tengah area Place de l'Étoile, di ujung barat wilayah Champs-Élysées. Bangunan ini dibangun atas perintah Napoleon Bonaparte dengan tujuan untuk menghormati jasa tentara kebesarannya.


Bisa dibayangkan megahnya bangunan arc de triompe kan ya? Manusia aja kecil bangettttt.


Jika melihat Arc de Triomphe dari dekat, maka dindingnya dihiasi dengan nama para jenderal dari pasukan Napoleon. Monumen ini pun dihiasi dengan berbagai ornamen yang indah. Arc de Triomphe tegak berdiri dengan ukuran 45 x 22 meter dan tinggi 49,5 meter.

Namun Arc de Triomphe tidak hanya menjadi monumen perang masa silam. Monumen ini sekaligus menjadi monumen perang untuk tentara Prancis yang gugur dalam Perang Dunia II, Perang Indochina dan Perang Korea. Sebuah api abadi dinyalakan tepat di bawah lengkungan Arc de Triomphe untuk mengenang para pahlawan tanpa nama.

Bagaimana menuju ke arc de triomphe ?


Sebuah terowongan bawah tanah dibangun dari tepi jalan Champs Elysees tembus di samping monumen. Pagi hari adalah suasana yang tepat untuk mengunjungi Arc de Triomphe sebelum berkeliling Paris. Para turis sudah meramaikan Champs Elysees sejak pagi hari itu.

Cemilan Selama Perjalanan

Berjalan dan terus berjalan... Itulah yang teringat dalam kenangan sepanjang perjalanan Manda dan Panda selama di Paris. Kalau disuruh mengukur berapa kilometer, pasti sudah cukup jauh dan melebihi 10,000 langkah.

Karena perjalanannya menyenangkan, di tempat yang baru dan ditemani Panda, mungkin rasa itu sedikit mengurangi kelelahan secara fisik selama di kota Paris. Cemilan halal pun tidak begitu banyak bisa diperoleh, ya jadinya kita banyak minum air putih dan jus buah saja selama berbelanja di toko-toko semacam Indomaret di kota Paris.


Paris dan Bangunan Megahnya








Notre Dame
 

Beberapa waktu lalu ada berita kebakaran di Notre Dame, nah ini salah satu icon kota Paris selain Menara Eiffel. Notre-Dame de Paris (berarti "Bunda Kami dari Paris"), juga disebut Notre-Dame Cathedral atau Notre-Dame, adalah katedral Katolik abad pertengahan yang terletak di Île de la Cité di arondisemen keempat Paris, Prancis.Katedral ini dipandang sebagai salah satu contoh terbaik arsitektur Gothik Prancis. Sumber dari wikipedia.

Sungai Seine yang Romantis dan Janji Panda


Paris benar-benar kota yang romantis, tak heran jika parfum dan barang mahal lainnya berasal dari kota ini. Fashion pun Paris menjadi kota mode. Kreativitas masyarakatnya akan seni memang sudah diwariskan sejak dulu. Terlihat bangunan-bangunan megah di foto sebelumnya banyak sekali dijumpai di kota ini.

Sungai Seine, begitu romantis di sore hari dan terlebih di malam hari. Sungai ini menjadi romantis karena ada kapal yang menyediakan untuk tour di sepanjang sungai Seine, makan malam romantis dengan pemandangan menara Eiffel. aaahh, menyenangkan.... Dan doa Panda pun terucap, semoga Alloh mengabulkannya di suatu waktu terbaik ya Panda. Aamiin.


Terlalu banyak sudut foto yang menarik untuk diambil ketika berada di kota Paris. Semuanya menarik dan enak dipandang mata. Mengagumi ciptaanNya yang diolah melalui karya manusia. Perjalanan di sungai Seine ini sepertinya membuat Manda jatuh hati. Di malam sebelum kita bertolak kembali ke Aachen, Manda minta ditemani menikmati Eiffel di malam hari. 


Untuk bisa mengambil gambar kerlip lampu kapal yang berlabuh di sungai Seine untuk membawa banyak pasangan romantic dinner, kalau ditanya, kemana Manda Panda?


Kami sedang sibuk menyangga joby dan kamera Sony pocket untuk bisa mengambil gambar kami dengan latar menara Eiffel di malam hari. Sungguh sebuah usaha yang worthed di malam hari yang dingin di atas sungai Seine, Paris.

Selain banyak tempat yang Manda tuliskan di atas, sebenarnya masih ada Galeri Lafayette dan pusat perbelanjaan di kota Paris yang memanjang merek-merek ternama dari parfum, fashion dan aksesoris seperti tas, jam tangan dan lain-lain, tapi di folder foto Manda, malah yang seperti itu tidak terjepret, hahahaha. Karenanya, tidak banyak bercerita tentang tempat-tempat tersebut, mohon dimaklum ya.

Senang sekali berhasil menuliskan kisah yang tadinya hanya tersimpan di dalam folder. Semoga suatu hari nanti, bisa kembali menjejak di kota Paris. Aamiin.

14 comments:

  1. Foto dulu belum gaya-gayaan kayak sekarang ya mbak, tapi kenangan bisa ke sana nggak akan pernah bisa dilupa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyesel banget fotonya belum ala-ala sebelgram ya Bai, hahahaha.. Belum kenal ZenFone jugak nih...

      Delete
  2. Kenangannya abadi yaaa.. Btw, aku punya foto di Arc de Triomphe versi Kediri hahaha, kalo yang versi aslinya belum kesampaian..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pengin ke Kediri, nostalgia arc de triomphe versi Indo, kapan yuk mbaaa... 😍😍

      Delete
  3. Waah dulu Manda kuliah di Aachen ya? Kebetulan abis dapat oleh oleh sepupu yang minggu lalu baru pulang. Dia kuliah di Aachen juga.

    Liat foto foto Manda Panda jadi ingat pas kami ke Paris 2012 . Foto foto romantis di depan Eifel dan Sungai seine juga. So romantic...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahh serba kebetulan yaaa mba, Alhamdulillah yaaa.. Pengin ke sana lagi yaa pastinyaaaaa.. saling mendoakan yuk mba.. Aachen ada nobis printen, enaaakk banget, salam ya buat Aachen lewat sepupunya...

      Delete
  4. Melihat ini jadi menerawang ke jejakku dulu juga ke tempat ini. Semoga bisa terulang kembali lbh romantis spti Manda dan Panda..��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin aamiin semoga kita dimudahkan untuk bisa menjejak romantisme Eropa bersama keluarga ya mba.. Ayuk ditulis petualangan mba Bella ke LN, bisa jadi pengobat rindu ternyata...

      Delete
  5. Wah seru banget. Aku lagi mikir kalo kesana berarti kudu nyepakke makanan halal sejak dari penginapan kali ya? Buat bekel. Itu makananmu ada logo superindo beli dimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. logo 365 itu ya... iyaaaa.. dan danone di sana banyak.. krn familiar di Indo, makanya kubeli, hahahaha.. dan itu cassava aja Di.. nanti kutulis, makan selama di Paris apa aja ya..

      Delete
  6. Anakku pengen banget ke sini entah kenapa apa krn liat di tipi2 ya hahaha. Moga kesampean sekeluarga menjejak ke sini kaya Manda. Btw ini jalan2 tahun piroo?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya nak, onty jg kepengin karena filem, hahahaha. Ini tahun 2010 say..

      Delete
  7. Bahagianya bisa ke sini ma keluarga. Kota yang emg romantis buat bersama pasangan

    ReplyDelete
  8. Biarpun foto lama
    Tapi aura bahagianya tetap terpancar nyata. Sukaaaa sekali lihatnya
    Bahagia selalu ya Manda

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak komentar di www.tamasyaku.com. Fast response, silahkan email ke suryani19ep@gmail.com ya. Mohon maaf untuk moderasi komentarnya. Salam, Manda

Featured post

Edukasi Asuransi Bagi Couple Traveler

Sehat adalah harta yang paling berharga, terlebih usia tidak bisa berbohong untuk tidak khawatir masalah kesehatan. Sedia payung sebelu...

IBX583576234EA4D