Cerita Pengalaman Liburan ke Turki


Perjalanan ke Turki ternyata memberikan banyak inspirasi untuk blog www.tamasyaku.com terlihat jepretan Panda di laut Marmara menjadi header baru dari blog perjalanan Manda Panda yang tidak terasa sudah memasuki tahun ke 11 sejak 2008. Alhamdulillah, bisa dibantu teknologi untuk membantu kita mengingat tentang sebuah cerita perjalanan yang kalau boleh jujur belum semuanya dituliskan di blog ini. Semoga tahun demi tahun, semangat mengisi kembali blog wisata dan kuliner ini semakin membaik dan bisa menjadi tulisan jariyah yang bisa membantu saat pembaca butuhkan. Aamiin.

Laut Marmara

Baca juga : Rahasia Mesra Manda Panda Berawal dari Masakan.

Perjalanan ke Turki ditempuh kurang lebih selama 12 jam dari Jakarta. Sesampainya di bandara Turki, kita sudah dijemput oleh biro tour yang guide-nya fasih berbahasa Indonesia. Kebetulan secuplik video guide Turki fasih berbahasa Indonesia telah Manda upload berikut ini :


Hari Pertama : Laut Marmara - Bursa - Koza Han - Grand Mosque Bursa (Ulu Camii) - Uludag

sarapan di Turki

Tujuan pertama setelah sarapan dengan menu fenomenal selama di Turki adalah telur rebus dan olive (zaitun). Lalu menuju ke Laut Marmara untuk menyeberang sampai ke Bursa. Sebuah kota tua di tepi laut Marmara. Berdasarkan catatan sejarah, Bursa adalah ibu kota pertama pada masa kejayaan Dinasti Utsmaniyyah antara tahun 1335 hingga 1413. Bursa disebut juga kota hijau atau Green Paradise karena memiliki banyak taman dan kebun yang asri. Lokasi Bursa juga dikelilingi oleh hutan hutan yang cukup luas. 

Camar di Laut Marmara

Menyeberang Laut Marmara disuguhi dengan pemandangan yang membuat takjub. Banyak camar di sekitar ferry yang akan kita tumpangi untuk menyeberang menuju kota Bursa. Camar itu tidak takut terhadap manusia, dan jumlahnya banyak sekali. Alhamdulillah, pengalaman liburan ke Turki yang melebihkan syukur bagi kami berdua.

Lokasi Bursa yang cukup dekat dengan Konstantinopel (kini Istanbul), telah menjadi pilihan lokasi yang strategis oleh para penguasa baik dari bangsa Arab maupun Seljuk yang memang berlomba-lomba untuk bisa menaklukan Konstantinopel saat itu. Bursa terletak di Turki bagian barat, di tepian laut Marmara yang memisahkannya dengan Istanbul. Bursa juga merupakan wilayah Turki yang berada di tanah Benua Asia. Selain dikenal sebagai kota bersejarah, Bursa juga merupakan kota industri dan sudah menjadi semacam sentranya industri otomotif bagi berbagai merek mobil Eropa.

Koza Han

Kota bursa memiliki sejarah panjang. Kota ini didirikan oleh Prusias, Raja Bythania pada tahun 230-192 SM. Bursa adalah salah satu kota tua di Turki yang memiliki peranan teramat penting bagi sejarah Turki, sekaligus juga merupakan kota terbesar ke-4 setelah Istanbul, Ankara, dan Izmir. Bursa, adalah kota tempat Turki Usmani atau Dinasti / Emperium / Kekaisaran / Ke-Khalifahan Usmaniyah berawal. Di Kota Bursa ini juga, menjadi tempat peristirahatan terakhir pendiri Emperium Usmaniyah, Osman dan putra Orhan Gazi.



Sebelum Konstantinopel direbut pada tahun 1453 masehi dibawah kepemimpinan Sultan Mehmet II atau Muhammad al-Fatih, Dinasti Usmaniyyah punya ibukota lain Bursa dan Edirne. Posisi Bursa dalam sejarah dinasti ini sangat penting. Ia menjadi ibukota pertama setelah Orhan, putera Osman Gazi, sang pendiri dinasti merebutnya dari Kekaisaran Byzantium pada tahun 1326. Menjadikannya salah satu dinasti kekhalifahan Islam yang paling berpengaruh di tiga benua selama 6 abad lamanya. 

Bursa, Turki

Tujuan pertamanya adalah di Grand Mosque Bursa atau Ulu Camii. Masjid Agung Bursa atau Bursa Grand Mosque atau Bursa Ulu Camii adalah masjid tua yang berada di kota Bursa. Lokasi masjid ini berada di Atatรผrk Boulevard di kawasan kota tua Bursa. Dibangun dengan perpaduan gaya Seljuk – Usmaniyah, pada tahun 1396 hingga tahun 1399, atas perintah dari Sultan Yildirim Bayezid I.

Grand Mosque Bursa atau Ulu Camii

Para pengamat seni bina arsitektur masjid menyebutkan bahwa masjid Agung Bursa ini sebagai masjid dengan gaya arsitektur murni Bangsa Seljuk. Maka atas inisiatif arsitek Ali Neccar, dibuatlah sebuah masjid besar dengan 20 kubah dan diberi nama Ulu Camii. Dalam bahasa arab ‘Ulu’ berarti tinggi / agung, sedangkan ‘Camii / Jami’ adalah Masjid yang digunakan untuk berjamaah lima waktu, maka Ulu Camii maksudnya adalah Masjid Agung.

Arsitektur Masjig Agung Bursa atau Ulu Camii

Berfoto dengan karpet  di Ulu Camii

Usai menunaikan ibadah solat Dhuhur, selanjutnya kita berjalan-jalan di seputaran Masjid Agung Bursa, terdapatlah Koza Han yang merupakan tempat membeli oleh-oleh Turki, seperti scarf, syal, pashmina, dan batu zultanite yang menjadi batu khas dari Bursa.

  

Hari semakin sore, saat kita meninggalkan Grand Mosque yang masih berada satu pelataran dengan Koza Han. Melanjutkan perjalanan ke Uludag. Bursa juga terletak di kaki Gunung Uludag setinggi kurang lebih 2500 mdl. Wilayah pegunungan ini merupakan winter resort terkenal di Turki. Mata air pegunungan juga digunakan oleh industri air mineral.


Sayang tak bisa ditolak, rencana menaiki cable car kandas karena sedang maintenance. Alhasil kami hanya sempat mengambil foto di sekitar Uludag dan merasakan sensasi dingin yang dirindukan.

Baca juga : Dingin Itu Obat Rindu Bagi Manda Panda


Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan.

Malam pertama pun dilalui di kota Bursa, kami menginap di kota Bursa. Nanti akan Manda ceritakan di bagian tersendiri untuk hotel yang kami inapi selama perjalanan ke Turki ya.

Hari Kedua : Munira - Hagia Sophia - Topkapi - Blue Mosque - Hippodrome Obelisk 





 

Masih di area Hagia Sophia, kita melanjutkan perjalanan menuju ke Istana Topkapi. Istana ini menyimpan beberapa benda-benda yang membuat Manda merinding saat melihatnya. Tidak diperbolehkan mengambil gambar dan masuknya pun antri.

Beberapa hal yang membuat Manda merinding adalah melihat senjata para Nabi, surban Nabi Yusuf AS, telapak kaki Nabi Muhammad SAW, jubah Fatimah, dan beberapa peninggalan lain yang MasyaAlloh membuat mata berkaca-kaca karena melihat peninggalan kejayaan Islam di Turki. Sangat recommended untuk merencanakan perjalanan ke Turki buat sahabat Manda yang berencana liburan ke Eropa.

 

Melanjutkan ibadah sholat ashar di Blue mosque dan lalu menghabiskan petang di Hippodrome dan mendengarkan cerita sore tentang Obelisk yang ada di Turki. Setelahnya adalah membeli oleh-oleh dan makan malam menu Indonesia. Bagian ini juga akan Manda tuliskan di cerita perjalanan Turki selanjutnya ya. Supaya mudah untuk merencanakan memilih tempat menginap, kuliner dan oleh-oleh selama di Turki.

 

Di area Hagia Sophia, kita bisa seharian menghabiskan waktu di sini. Selain mendengarkan sejarah kejayaan Islam di kedua tempat, Hagia Sophia (dulunya masjid) dan Blue Mosque. Juga terdapat lapangan luas di area ini, yang dikenal dengan Hippodrome dan terdapat tugu obelisk.

 

Menghabiskan sore yang romantis di area Hagia Sophia sungguh merupakan pilihan yang menyenangkan bagi yang hendak merencanakan perjalanan liburan ke Turki. Di sini, tersedia cemilan khas Eropa : Turkish Chestnut atau Maronen (kalau di Jerman), serta tersedia juga jagung rebus khas Turki. Oh iya, jangan lupa membawa air mineral yang sewaktu-waktu diminum ya, karena tenggorokan rawan kering di negara 4 musim seperti Turki.

Hari Ketiga : Emelda - Grand Bazaar - Masjid Nuruosmaniye - Selat Bosphorus - Taksim


Masih semangat membaca jalan-jalan Manda Panda selama liburan ke Turki? Alhamdulillah, sudah memasuki cerita di hari ketiga. Dimana menu sarapan dan makanan khas Turki adalah buah dan olive. hahahaha. Sampai hari ketiga, lidah belum bisa menyesuaikan untuk makan yang lahap. Alhasil makanan yang dikonsumsi Manda lebih banyak ke makanan ringan, buah dan minum. Alhamdulillah, yakin sehat saja kalau sudah meniatkan berperjalanan. Oh iya, kebab Turki enak! Selain itu, tomatnya juga enak banget! teh Turki juga khas dan Manda suka, Lipton Yellow label, yeaayy! Akhirnya dapur Manda terinspirasi untuk mempunyai pilihan lain selain teh Dandang. hahahaha.

Perjalanan hari ketiga di Emelda, penghasil fashion kulit TERBAIK di Turki yang menjadi cikal bakal merk ternama di Eropa. Berikut Manda sampaikan cuplikan video keseruan selama di Emelda ya.


Orang Indonesia sempat menjadi pragawan pragawati di fashion show di Emelda, Turki.


Grand Bazaar, Turki. Sebuah tempat yang WAJIB dikunjungi saat ke Turki adalah Grand Bazaar. Banyak yang sudah mengulas tempat ini dan tinggal googling : Grand Bazaar Turki. hahahaha. Oh iya, kebetulan Manda Panda menghabiskan hari Jumat di Grand Bazaar ini, sehingga berkesempatan untuk mendengarkan ceramah dengan bahasa Turki, mengikuti solat Jumat di Masjid Nuruosmaniye yang berada di Grand Bazaar Turki.


Beberapa aktivitas Manda saat di Grand Bazaar Turki akan Manda ulas di cerita selanjutnya tentang oleh-oleh khas Turki dan kuliner wajib selama di Turki ya! Kalau mau tahu bocorannya, salah satunya membeli Batu Zultanite dibalut dengan perak Bursa, menjadi hal membahagiakan selama perjalanan ke Turki ini. Alhamdulillah.


Selanjutnya, kita menghabiskan hari ketiga di Turki dengan menyantap makan siang di tepi Selat Bosphorus dan lalu naik cruise untuk melihat peradaban Eropa dan Asia dari selat Bosphorus. Senang sekali menghabiskan waktu di selat Bosphorus dan bercengkrama dengan Panda tentang masa kini dan masa depan. Inti perjalanan pasutri adalah membuat semakin intim hubungan suami-istri.












Perjalanan tiga hari di Bursa, Istanbul, Turki pun berakhir. Malam harinya, kami terbang menuju ke Madinah Al Mukaromah untuk memulai meniatkan dalam hati melakukan perjalanan ibadah umroh. Semua yang berkesan di Turki, disyukuri dan disimpan dulu, untuk nanti dibuka kembali sepulangnya dari ibadah umroh. Berkali-kali tour leader kami mengingatkan untuk meluruskan niat menjalankan ibadah umroh di Madinah dan Mekkah. Alhamdulillah ya Alloh. Matur nuwun untuk kesempatannya melihat kejayaan Islam di Turki dan untuk kesempatan melebihkan syukur atas apa yang kami bisa nikmati berdua di bumiMu. Love Alloh, always Alloh.

26 comments

  1. Perjalanan yang berkesan menikmati kejayaan Islam di Turki ya mba.

    ReplyDelete
  2. Turki memang menakjubkan, suasana eropa tapi banyak makanan halal.. yang jelas udara dingin dan langit biru...

    menunggu cerita turkish delight...nyammm

    ReplyDelete
  3. Foto burung camarnya cantik2. Senang sekali ya bisa menikmati keindahan turki dalam perjalanan umrah

    ReplyDelete
  4. Dudududuu senangnya yang honeymoon lagi ke Turki, jadi bisa merasakan sendiri sensasi keindahan Turki dan gak cuman percaya ama kakek Google yang patokannya 10 destinasi dubidam bidam

    ReplyDelete
  5. waaahhh udh bisa komen skr :D.

    aku nyeseeeeel pas ke Istanbul juga bentar bangetttt. boro2 bisa jelajah kota lainnya mba, cm istanbul thok, krn itu jg cuma mampir :D. mumpung deket ama bulgaria.

    tp istanbul ajapun udh bikin sukaaaak. pas msuk hagia sophia berasa merinding apalagi pas liat tulisan Allah & Muhammad bersanding dengan lukisan bunda maria. langsung adeeeeem . kalo kuseum topkafi suka juga sih, tapi ga terlalu excited.

    yg paling bikin males pulang itu sbnrnya kucing2 yg banyak berkeliaran di sana mba. gemaaaaaay hahahaha. pgn culik 1.

    ReplyDelete
  6. MAsya Allah ... senang deh lihat foto-fotonya. Bahagia selalu ya Manda - Panda.

    Btw, foto headernya cakeep, cocok dengan blog Manda :)

    ReplyDelete
  7. Ini salah satu wish list aku tahun 2020 bisa main ke Turki, karena ada salah satu temenku yang kesana selama sebulan dan bikin aku pengen explore juga. Sekarang baca blogmu jadi bikin mupeng.

    ReplyDelete
  8. Pengalaman perjalanan yang luar biasa ya, Manda. Ikutan happy denger ceritanya. Agak galfok juga nih tentang tulisan "membuat semakin intim hubugan suami istri" hihihi..langgeng and bahagia selalu ya Manda :)

    ReplyDelete
  9. Kemarin pun sebelum umroh k Turki dulu cuma itu udah lama bngt mau bngt kesana lagi.. mudah2an dalam waktu dekat y mba

    ReplyDelete
  10. Turki cantik banget ya...insyaallah suatu saat pengin juga main ke sana. Aamiin

    ReplyDelete
  11. Huwaaa jd pengen juga hanimun berdua ma suami aja ke Turki hehehe :D
    ALhamdulillah yaa di sana bisa melihat sejarah kejayaan Islam di masa lampau meskipun kdng sedih kok Islam skrng begini. Semoga ada masanya bisa bangkit kembali. Tapi ya itu td kita ambil smua ibroh dan manfaatnya supaya kita bis ajd muslim yg lbh baik lagi yaaa :D aamiin

    ReplyDelete
  12. Turki itu memang keren dan super banget. Impian kami juga main liburan ke Turki. Semoga kelak bisa liburan ke sana dan bisa melanjutkan Ibadah Umroh di tanah suci.

    Perjalanan ke Turki memang menakjubkan ya, Mbak. Sehingga meninggalkan kenangan yg banyak banget. Suka deeh sama ceritanya yang bikin happy juga yg baca. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  13. MasyaAllah, perjalanan yang luar biasa ya, Mbak. Mengunjugi berbagai tempat menarik yang bersejarah.

    Asyiknya yang bisa honeymoon ke Turki :P

    ReplyDelete
  14. Barakallahu fiikum, kaka Mandaaa..
    Suka banget cerita kak Manda mengenai kejayaan Islam di Turki.
    Jadi, kisah para pejuang Islam zaman dahulu bisa menjadi muhasabah ke diri sendiri yaa, kak.. Bahwa cinta Islam sebagai agama yang diridloi Allah.

    ReplyDelete
  15. Semoga Allah ijinkan saya bisa menjelajah Turki juga, aamiin.

    ReplyDelete
  16. Wah seru banget deh bisa traveling ke Turki. Salah satu negara destinasi yang kepengen banget aku tuju. Yang walopun di Eropa tapi budaya Islamnya masih sangat kental.

    ReplyDelete
  17. Masya Allah.. perjalanan yang indah untuk melihat kejayaan Islam di Turki ya, Mbak.. Menunggu cerita-cerita lainnya termasuk cerita umrohnya. Bahagia selalu ya, Mbak.. :)

    ReplyDelete
  18. Senangnya, Manda.. aku juga pengen ke Turki, tapi nabung dululah ya..

    ReplyDelete
  19. Melihat foto camar di laut marmara ini aku jadi teringat drama Fatmagul. Hahaha. Mandaaaaa... Seneng banget melihat kalian kompak begitu. Berbahagia terus ya dengan panda. Langgeng sampai akhir hayat.

    ReplyDelete
  20. Adriana Dian23:11

    wah seru banget liburan ke turki. tempat wisatanya indah indah, kulinernya juga enak enak banget ya sepertinyaaaa.. hihi

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah ya Manda, bisa ke Turki. Dan memang Turki indah banget yaa. Semoga someday aku juga bisa ke Turki. Amiin.

    ReplyDelete
  22. MashaAllah mbak, aku envy banget lihat foto-foto mu, Turki memang salah satu negara Timur Tengah yang menyajikan keindahan

    ReplyDelete
  23. MasyaAlloh happy banget mba liatnya smeoga bisa ke sana juga nih aamiin :) Turki emang impian aku bangte mba

    ReplyDelete
  24. senangnya bisa ke turki bersama yg tersayang. bisa melihat daerah yg kental dg perkembangan Islam di masa lalu. walau cable car gak bs dinaiki, gak masalah sebab hari2 selanjutnya lebih seru

    ReplyDelete
  25. gagal naik cable car, itu pertanda suatu saat harus balik ke sana lagi mbak.
    Saya paling suka dengan foto burung camar di permukaan laut itu. Keren

    ReplyDelete
  26. Lumayan juga ya perjalanannya sampe 12 jam. Aku penasaran pengen ke Hagia Sophia.
    Btw Mbak, 'Ulu Camii itu kayaknya bahasa Turki deh, bukan bahasa Arab, hehe

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak komentar di www.tamasyaku.com. Fast response, silahkan email ke suryani19ep@gmail.com ya. Mohon maaf untuk moderasi komentarnya. Salam, Manda