Saturday, 11 July 2015

Tips Nyaman Menjadi Tuan Rumah Saat Tidak Mudik Lebaran

Mudik Lebaran

Mudik vs Tidak Mudik

Mudik yang menurut kami orang Jawa artinya mulih dilit (baca : pulang sebentar). Persiapan dari mulai anggaran, kendaraan, oleh-oleh, dan utamanya stamina sudah jauh-jauh dipersiapkan oleh mereka yang merencanakan untuk pulang ke kampung halaman *asal tidak lupa halaman berapanya ya* wkwkwkwkwk. Kegiatan mudik setiap tahun pada saat lebaran atau hari raya Iedul Fitri menjadi tradisi bagi mereka yang merantau di luar kampung halamannya.

Dan bagi kami yang bekerja dan hidup di kampung halaman, tidak merasakan hectic-nya saat-saat mudik. Justru kami yang menjadi tuan rumah bagi mereka yang mudik. Menjadi tuan rumah dimana masih ada orang yang dituakan yang tinggal sekota dengan kami tinggal tentu ada suka dan dukanya.

Beberapa orang yang mudik bilang :

"ah enak kamu nggak mudik, nggak banyak biaya keluar untuk pulang"


Jawaban kami yang menjadi tuan rumah :

"enaknya kalian yang mudik bisa refreshing, lah kita nyiapin akomodasi dan menjamu kalian selama mudik"


Sudut pandang orang yang mudik dan tidak mudik sebenarnya berbeda, dan tidak ada benar salah dari pendapat mereka. Satu hal yang pasti, SYUKURI! Masih bisa bertemu dan bersilaturahmi bersama-sama dalam keadaan baik dan sehat. Momen-momen kebahagiaan bersama keluarga besar yang lengkap dengan segala cerita A-Z dari setiap keluarga.

Sejak lahir sampai hari ini, manda dan panda adalah tuan rumah di kota tempat seluruh keluarga besar kami mudik. Karena kami berdua sama-sama berasal dari Yogyakarta. Melewati tahun demi tahun, tergelitik untuk menuliskan beberapa TIPS bagi yang tidak sempat merasakan mudik ya. Kita juga bisa FUN dalam suasana LEBARAN, meskipun menjadi tuan rumah pemudik yaa...

  • Menyiapkan jauh hari tempat dan peralatan yang akan dipakai untuk menyambut keluarga yang mudik. 
Pengalaman ini yang banyak dijumpai beberapa keluarga, ketika banyak keluarga yang datang dan sebagian harus menginap di rumah kita *tanpa persiapan terlebih dahulu* Mulai dari siapin kamar, ganti sarung bantal, siapin kamar mandi, mindah-mindahin barang pribadi dari kamar yang mau ditempati. Dan kalau dilakukan H-2 sebelum lebaran, ditambah masih dalam suasana puasa, rasanya badan aduhai..

Untuk mengantisipasi, mulai memasuki bulan Ramadhan, sudah mulai memindahkan barang-barang pribadi dari kamar yang kemungkinan bisa dipakai untuk keluarga yang menginap. Barulah H-7 mengganti sprei, sarung bantal dan selimut untuk kalau-kalau jadi menginap. Giliran nggak jadi dipakai, ya sudah itung-itung beberes sebelum lebaran.
  • Mengisi kulkas dengan bahan-bahan yang memudahkan mereka untuk self service
Mengisi kulkas dengan beberapa item berikut :
  1. Sayur yang awet dan mudah diolah, seperti : buncis, sawi hijau, sawi putih, kubis, cabe (rawit, hijau dan merah),  tomat, daun bawang, wortel.
  2. Lauk yang awet dan siap mudah diolah, seperti : tempe, tahu, telur, daging cacah bekukan, daging ayam.
  3. Lauk instant : nugget, abon, jambal, sayap ayam instant, mie, kornet. 
Jenis masakan cepat yang bisa dibuat oleh mereka sendiri adalah telur dadar kubis, sambal ulek, sup, mie pakai sawi, oseng atau ca sayur. Bisa menggoreng telur kornet, menggoreng jambal, lauk abon, goreng sayap ayam atau nugget. Sebenarnya mudah kan bikin sajian di dapur untuk setidaknya 3-4 hari. Tapi kebanyakan kalau sedang silaturahmi kita seringnya makan di luar kok.  
So don't so worry ya!

Kebayang kan ya, bagi yang ARTnya sedang mudik akan rempong banget kalau masih harus melayani keluarga yang menginap di rumah kita. Lha wong kami yang biasa mengerjakan apa-apa tanpa ART juga merasakan agak tepar ketika over kerjaan. Itu dulu! Kadang kita terlalu ingin menjadi tuan rumah yang baik, sampai-sampai nggak sadar kalau punya keterbatasan tenaga, hehehehe.

Mulailah dengan membuat keluarga yang menginap di rumah kita merasakan berada di rumah sendiri. Mereka ternyata senang dan bisa melayani diri sendiri kok. Di awal kedatangan, kita ajak untuk tour ke sekeliling rumah *widiiiwww berasa rumahnya gede banget* Saat touring inilah, kita kasih tahu untuk self service dengan menunjukkan tempat menyimpan alat-alat dapur dan alat makan, kulkas, tempat cuci piring, tempat bahan makanan instant, kamar mandi dan tissue, sabun cuci dan cara mencuci dengan mesin cuci, sampai dimana harus menjemur handuk dan pakaian. Oh iya, kalau saya juga tunjukin dimana letak sapu dan tempat simpan kresek *kalau-kalau sampah penuh, bisa dibantu menggantinya* Dan untuk kamar mereka, privasi mereka untuk menyapu kamarnya.

  •  Merencanakan liburan ke luar kota setelah H+2
Jangan lupa untuk menikmati saat-saat liburan bersama pasangan dan keluarga kecil kita untuk juga merasakan liburan lebaran. Merencanakan bepergian setelah acara inti keluarga sepertinya juga perlu direncanakan. Kadang-kadang keluarga yang mudik melanjutkan untuk silaturahmi ke beberapa kerabat yang berada di Yogyakarta, nah kita bisa cuzz untuk berlibur ke kota sebelah. Hal-hal yang perlu diwaspadai (baca : antisipasi hati) jika kita berlibur di saat peak season adalah :
  1. Jalanan kemungkinan macet.
  2. Harga penginapan menyesuaikan rate lebaran.
  3. Banyak tempat kulineran yang masih tutup.
Saran kami, kalau mau berlibur ke tempat-tempat wisata sehingga bisa menikmati obyek wisata dan hadiahnya bisa kulineran. Kalau sedang di Jogja, kota sebelah yang recommended untuk dikunjungi adalah :
  1. Salatiga - Kopeng
  2. Sleman - Kaliurang
  3. Gunung Kidul - Pantai, Goa dan Air Terjun
  4. Solo - Ketep, Boyolali
  5. Sragen - Tawang Mangu
  6. Magelang - Hotel Puri Asri
  7. Temanggung - Dieng
  8. Semarang
Selamat mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang menyenangkan ya!

2 comments:

  1. Oooo baru tau singkatan mudik itu hihiiii... Tahun ini pertama kali kami nggak mudik. Suasana slow ini bikin kami malah kagok wkwkwkkk.... Pagi ini rencana mau nyetok isi kulkas, untuk jaga2 aja sih, soalnya sering jg terbawa orang mudik kulineran terus, nggak mau ngalah meski sdh dihimbau kanjeng sultan heheheee

    ReplyDelete
  2. Wakssss baru tau juga kepanjangan MUDIK mulih dilit hahaha

    ReplyDelete

Mohon diberi masukan membangun agar kami bisa menyajikan informasi yang lebih berguna bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Featured post

Uji Kehandalan ZenFone Zoom S di ZenFinity 2017

ZenFone Zoom S ZenFone Zoom S cocok untuk smart traveler , karena menjadi traveler membutuhkan ZenFone Zoom S untuk menemani keseh...

IBX583576234EA4D