Saturday, 1 April 2017

Tips Liburan Nyaman Mengajak Balita


Tips Liburan Mengajak Batita

Yeaaayy tamasyaku berkesempatan mengajak Piki bepergian di cerita kali ini. Tentunya sahabat tamasyaku penasaran ya, apa ya yang bisa membuat Piki tahan jalan-jalan bareng Manda untuk waktu yang lumayan lama. Namanya juga piknik, tidak bisalah kalau hanya 1 jam terus sampai rumah lagi. Minimal 6 jam di luar rumah dan berada di objek wisata, itulah tamasya. 

Intip yuk tipsnya ...

1. Membawa bekal cemilan sesuai yang anak suka

Cemilan adalah sesuatu yang disukai oleh anak-anak, dan tentunya kita yang dewasa juga menyukai klethikan yang bisa menghilangkan kantuk selama di perjalanan. Klik disini untuk resep cemilan sehat untuk anak-anak, baik yang batita maupun usia sekolah.


Piki ini termasuk anak yang tidak sulit makan, apapun dilahapnya dengan suka cita. Mungkin dalam kamusnya Piki, hanya ada makanan enak dan enak banget. hehehehe. Apapun cemilan yang kita bawa saat mau jalan-jalan, akan mudah mengalihkan kebosanannya selama di perjalanan. Senangnya mengajak Piki yang akan diam dan ceria ketika cemilan yang dibawa adalah kesukaannya.

2. Membawa hal apa yang sedang menjadi kesukaannya.


Kesukaan setiap anak berbeda, bahkan dengan Piki. Kadang-kadang suka membawa mainan, tapi kadang suka membawa sesuatu yang lagi disukainya. Seperti perjalanan kali ini, Piki membawa semua kacamatanya.


Kacamata yang dibawa Piki ada 3, yang putih bening yang dipakai onty Ima, dan yang dua lagi dipakai oleh Piki. Duh duh, beginilah anak lanang kesayangan kalau sudah action. Lama-lama dia tahu kalau sama ontynya pasti deh selfie wefie an, hahahahahaha.

Selama perjalanan, kacamata bisa ditaruh di tas Manda, biasanya juga tergeletak begitu saja, wajar kalau kacamata anak-anak suka terselip atau hilang. Manda saja keselip 1 kacamata Piki di tas Manda, hahahahaha. Entah kenapa, anak kecil memiliki ingatan yang kuat untuk barang yang disukainya. Meski kacamatanya sama-sama biru, yang satu di tempat Manda pun pasti akan dicarinya. hahahahaha.

3. Pergi ke tempat yang ada huburan untuk anak kecilnya.

Bepergian mengajak anak jauh tidak fleksibel, karena pilihan tempatnya pasti ke tempat yang tidak membosankan untuk anak-anak. Misalnya, ada permainan untuk anaknya (playground), ada hiburan untuk anak kecil misalnya rumput, ikan, bebek air, kapal-kapalan atau yang lain yang menjadi kesukaannya.


Memilih tempat makan yang ada kolam dan ikannya sangat membantu Manda untuk menyuapi Piki sampai porsinya habis. Yeaaaay! Wajah bahagianya membuat perjalanan tamasya menjadi lebih menyenangkan. Alhamdulillah, dari usia 4 bulan memang Piki gemar untuk bepergian jarak dekat, semisal main ke rumah onty dari rumah uti. Tidak mengherankan jika Piki akan merasa bosan kalau 1 minggu tidak ada yang mengajaknya bepergian, hahahahahaha.

4. Bepergian membawa bantal.


Bepergian dengan balita itu gampang-gampang susah, kadang moodnya baik, kadang juga moodnya tiba-tiba memburuk. Mungkin kubayangkan seperti film Inside Out yang pernah Manda tonton, hihihihi. Dan benar, membawa balita perlu membawa bantal. Selain suhu di dalam kendaraan dibuat nyaman, mengajak balita yang punya jam tidur perlu menyiapkan bantal ketika jamnya tidur, maka akan siap sedia seperti di tempat tidurnya.


Lucunya Piki ketika berhasil Manda isengin siang hari ini. hihihihi. Dan liburan hari ini bersama Piki berjalan lancar dan menyenangkan. Bagi yang mau tamasya mengajak bayi, jangan lupa ya untuk menyiapkan tenaga dan mood yang bagus supaya liburannya jadi asyik. Yeaaaay!

2 comments:

  1. wah senangnya yah mandaaa liburan bareng keluarga :)

    ReplyDelete
  2. Iyakkk setuju banget mbak, kalo bawa balita emang persiapannya harus mateng.

    ReplyDelete

Mohon diberi masukan membangun agar kami bisa menyajikan informasi yang lebih berguna bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Featured post

Uji Kehandalan ZenFone Zoom S di ZenFinity 2017

ZenFone Zoom S ZenFone Zoom S cocok untuk smart traveler , karena menjadi traveler membutuhkan ZenFone Zoom S untuk menemani keseh...

IBX583576234EA4D