Showing posts with label CSR. Show all posts

NESIA Community Mengadakan Bakti Sosial Kepada Negeri



NESIA community adalah sebuah komunitas yang memiliki visi dan misi mensejahterakan kehidupan bangsa, memberantas kemiskinan dan meningkatkan sistem perekonomian masyarakat. Di bulan januari ini NESIA community banyak menggelar acara di berbagai kota diseluruh Indonesia seperti di kota – kota  besar Surabaya, Tanggerang, Bengkulu, Medan, Bandung, Banten, Jakarta, Balikpapan, Lombok, Pontianak, Kerawang, Batam dan masih banyak kota lainnya yang dikunjungi oleh NESIA community sebagai kota target pemberian bantuan Sosial berupa sembako kepada para keluarga yang kurang mampu. Bentuk kepedulian NESIA ini tidak hanya memberikan bantuan berupa sembako ada pula bentuk pemberian ilmu usaha untuk sebagian masyarakat yang berminat mengembangkan usaha dan juga beasiswa untuk pelajar Indonesia.



NESIA community yang memiliki anggota kurang lebih 550.000 secara nasional, yang terkumpul dari seluruh anggota seIndonesia. Dengan anggota yang memiliki bisnis masing – masing serta iuran anggota dari mulai Rp. 1 juta hingga Rp. 10 juta yang bisa digunakan sebagai modal tersendiri dan untuk dana setiap kegiatan sosial. NESIA yang di pinpin dibawah naungan Fili Muttaqien dan CEO Derick Adhi Pratama ini mengusung visi dan misi yaitu mengutamakan ekonomi kerakyatan untuk menciptakan kesejahteraan setiap anggota. Untuk saat ini NESIA termasuk sebuah komunitas yang berdiri untuk mewadahi setiap pebisnisan setiap anggota yang kemudian hasil tersebut akan dibagi antar anggotanya.

Aksi Penanaman Pohon dan Bersih Pantai Trisik Bersama Apartemen Uttara



apartemen uttara

Sebagai wujud kepedulian sosial Apartemen Uttara selalu berusaha menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan mengadakan penanaman pohon di Pantai Trisik Kulonprogo. Tak hanya menyumbangkan bibit pohon kepada warga Trisik Kulon Progo. Apartemen Uttara juga melakukan bersih-bersih pantai. Banyaknya sampah di Pantai Trisik membutuhkan kepedulian untuk membersihkannya.  Sampah yang berserakan di Pantai Trisik tidak hanya berupa sampah plastik. Banyak pula potongan kayu, bambu, dan kelapa. Para relawan aksi bersih-bersih Pantai Trisik lalu memilah sampah menjadi dua. Sampah plastik dikumpulkan dalam truk pengangkut sampah untuk dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA), sedangkan sampah kayu dan bambu dikumpulkan di beberapa titik pinggir pantai untuk dibakar.