Kebutuhan bahan memasak di dapur orang yang hidup di jaman modern tentunya berbeda dengan bahan memasak jaman nenek kita 30 tahun yang lalu. Paling terasa ketika kita memasak oseng-oseng dan bahan yang dipakai mulai ada perubahan dibanding oseng-oseng yang dimasak oleh nenek saya. Bumbu yang dipakai nenek, diantaranya : daun salam, laos, lengkuas, dan ebi. Sedangkan manda memasak oseng-oseng hanya dengan daun salam itupun yang sudah dikeringkan. Oseng-oseng atau tumisan pun nggak kalah enak dengan yang dibuat nenek.
Nah, kehidupan modern yang menuntut fleksibilitas dan kecepatan dalam menyelesaikan setiap aktivitasnya membuat kita harus improve ingredients
yang akan dipakai dalam campuran memasak. Jika menyimpan bumbu memasak yang segar akan mudah busuk, apa salahnya jika membeli yang sudah dikemas tahan lama (baca : daun yang dikeringkan dan disimpan dalam kemasan yang dijual di modern market).
Dalam menentukan masakan di rumah pun, kita sebagai manda modern juga menyesuaikan dengan selera lidah modern, salah satu diantaranya menyajikan menu masakan berbahan pasta. Keberadaan restoran ala Italia yang sering
kita nikmati, membuat kita tertantang untuk bisa menghadirkan masakan
rasa restoran ke dalam rumah kita. Kemajuan teknologi dalam pengolahan
bumbu membuat kita sebagai orang jaman sekarang merasa terbantu untuk
memiliki bumbu-bumbu kemasan di rumah kita. Salah satunya kita pernah
mendengar PT. Markaindo Selaras, sebuah perusahaan swasta yang bergerak
di bidang pengadaan bahan baku industri makanan yang bermotto "supplier of quality food ingredients".
Sudah sejak tahun 1982, perusahaan yang bertujuan memasok dan menjaga
ketersediaan bahan baku yang berkualitas untuk industri makanan,
khususnya industri pengolahan daging dan hasil laut.


