Showing posts with label sikunir. Show all posts

Pesona Sikunir dan Desa Sembungan, Desa di Negeri Kayangan Dieng

Desa Sembungan (doc tamasyaku.com)


Dieng, Negeri kayangan di tanah Jawa yang menyimpan banyak cerita tradisi, peninggalan budaya dan pesona alam yang memesona siapapun yang menyempatkan berwisata ke sini. Melanjutkan cerita perjalanan Manda yang tidak habis diceritakan tentang Dieng, kini kita melipir ke sebuah desa di Dataran Tinggi Dieng yang menjadi desa tertinggi di Pulau Jawa.


Baca juga : Tradisi Ruwatan Anak Gimbal dan Hasil Bumi Dieng

Baca juga : Objek Wisata yang Terletak di Dataran Tinggi Dieng


Tak kalah dari semua cerita Manda di atas tentang Dataran Tinggi Dieng, sekarang kita menuju ke sebuah desa yang juga berada di sekitar Dieng. Desa itu mempunyai bernama Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa.

 

Terbius Pesona Sunrise di Sikunir, Dieng



Membayangkan naik gunung? Hmmm rasanya tidak pernah kebayang untuk naik gunung, terlebih di musim penghujan atau di saaat yang tanpa persiapan. Jalan-jalan kita tadinya hanya menikmati dingin segarnya suasana Eropa yang bisa kita nikmati di Dieng. Terlebih pada bulan-bulan musim kemarau, di Dieng ini ada embun es menyerupai salju tipis di rerumputan karena suhu yang rendah membekukan embun. Perjalanan dari Jogja santai melewati kota Wonosobo dan sampai di Dieng masih siang hari. Olala.. dikabarin ternyata jembatan yang menuju ke Dieng sedang diperbaiki dan untuk adilnya, semua kendaraan tidak boleh lewat setelah ada demo kecil-kecilan dari sopir elf yang protes kendaraan pribadi bisa masuk sedangkan mereka tidak. Walhasil kita disarankan lewat Banjarnegara. Yuhu,,, tidak menyangka kalau medannya lebih horor dan lebih lama sampai ke Dieng.


Rasa-rasanya, segala yang pengalaman pertama menjadi tidak terlupakan ya.. Tidak mudah dilupakan seperti cinta pertama, nyambung ke cinta mumpung Februari. Sesampainya di Dieng sudah sore hari dengan hujan yang membuka awal hari kami di Dieng. Sudah memesan tempat menginap di tempat yang rekomended banget buat honeymoon *again. Kami janjian dengan pemandu di depan tulisan Dieng, lalu diantar ke lokasi yang lumayan jauh jaraknya pusat obyek wisata Dieng. Baru ngeh, makanya sepanjang jalan ditanya mau beli sesuatu dulu apa tidak. Baiklah, sekarang baru tahu. hahahaha.

Di pintu masuk pembayaran tiket yang ada dua kali bayar, akhirnya manda dengan polos tanya, 
"mas, kalau mau ke sikunir masih jauh ya?". 

Lah si pemandunya heran, 
"ibuk, penginapan kita nanti persis depannya bukit sikunir". 

"Eh,...". Lah, kemana saya, pesen peginapan malah tidak tahu dimana itu.


dieng
Penginapan Sikunir

Setelah memasuki sebuah desa bertuliskan Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Alam memang menawarkan pesona yang sangat menghipnotis siapapun yang menyerahkan sebuah kesyukuran pada ciptaanNya. Sepanjang perjalanan memasuki kawasan Sembungan ini, kita dihadiahi panorama gas alam dan pipa-pipa gas alam yang membuat sesekali takjub dan sekaligus horror dengan kekuatan yang dikandung alam. Terlebih lagi, gas alam yang melimpah jumlahnya bisa diberikan secara cuma-cuma oleh alam. Sungguh, manusia tidak boleh menyia-nyiakan alam tanpa menjaga kelestariannya.

Sikunir, Menyongsong Pesona Mentari di Bumi Dieng

dieng plateau
Sikunir


Awal musim hujan sudah menyapa di bulan Desember ini. Bulan terakhir di tahun 2015 ini, ingin kami habiskan dengan menikmati keindahan alam di salah satu tempat tertinggi di pulau Jawa. 

Dieng, berasal dari kata Di-Hyang, tempat para dewa-dewi tinggal. Letaknya berada dekat dengan kota Wonosobo.

Dieng Plateau