Sony Xperia C3
Sejak mengenal BeBe (BB atau Blackberry), rasanya kemudahan mengakses internet darimana aja dan kapan aja sudah bukan menjadi masalah di Indonesia, khususnya Yogyakarta. Mulailah mengenal mengembangkan bisnis dan jaringan melalui Social Media atau bahasa kerennya disingkat Socmed yang membuat batas privasi akan sesuatu mendadak menjadi budaya baru yang bisa berefek positif dan negatif, tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Dari Blackberry versi Gemini, sampai Onyx yang memang sudah cakep banget untuk kerja online, terutama menghasilkan foto-foto yang amazing. Hingga suatu hari, BB kesayangan tanpa pamit tiba-tiba tewas dengan selamat dan ternyata tidak bisa diservis.
Saatnya, MOVE ON, MOVE UP.
Kini, benar-benar beralih ke sebuah kotak komunikasi yang orang menyebutnya Android. Alhamdulillah sebelum menggunakan smartphone Android yang menggantikan BB, saya sudah terbiasa dengan tablet Samsung 7" *walaupun kendalanya jari saya jempol semua*
Pada akhirnya, teknologi komunikasi pun berkembang. Mulai dari kirim surat, lalu pager, lalu istilah kirim SMS, lalu ada MMS, menuju ke era BBM, dan berkembang ke WhatsApp (WA) dan lalu LINE. Dunia social media pun mulai mengenal Facebook, Twitter, Path, Pinterest, Instagram yang jika diMANFAATkan secara optimal dan positif akan lebih memberikan hasil yang POSITIF.
Samsung Galaxy VS Sony Xperia
Akhirnya memilih Sony Xperia, bukan karena merk Samsung yang tidak bagus. Namun karena pada gadget bermerk Samsung, letak tombol Back - Home nya berada PAS MEPET Gadget, sehingga rawan sekali KESENGGOL dengan kondisi jari yang jempol semua ini. *_*| Sony Xperia C3 |
