Showing posts with label photography. Show all posts

Hands On ZenFone 4 Selfie by ASUS

ZenFone 4 Selfie
ZenFone 4 Selfie

Halo sahabat tamasyaku, kali ini Manda akan berbagi cerita dan tentunya masih semangat cerita tentang kamera smartphone yang didedikasikan untuk kalian yang hobi selfie and wefie. #WeLoveSelfieAndWefieID. Udah merasakan sendiri memakai kamera #ZenFone4SelfieID ini, jadinya PD buat bikin tulisan pengalaman memegang si smartphone selfie ini.

Lihat yuk, video Unboxing ZenFone 4 Selfie ini sebelum kita lanjut ke pengalaman selanjutnya :



Gimana gimana? Penasaran yaaaaaa.... Me tooooo....


Zenfone 3, Kamera DSLR dalam Genggaman

Zenfone 3
Zenfone 3 - Built for Photography (facebook ASUS Indonesia)

Selfie dan wefie, dua buah kata yang akrab di telinga kita sehari-hari. Tidak hanya yang hobi tamasya bersama teman dan keluarga, para jombloers yang hobi makan pun tak lepas dari kata tersebut. Selfie dan wefie membuat banyak fotografer dadakan muncul meramaikan dunia fotografi, mulai dari landscape, panorama, people, dan food fotografi. Hampir setiap objek yang ditemui, seolah mau diabadikan untuk bisa dikenang. Itulah sebenarnya awal sebuah kamera sangat penting dalam genggaman seorang traveler.

Walaupun keindahan indera yang diberikan Tuhan tidak ada yang menandingi, tetapi setidaknya kita bisa mengabadikan dan mengabarkan kepada khalayak tentang sesuatu yang indah dan enak dicicipi oleh indera (mata dan pengecap). Demikian halnya dengan tamasyaku.com yang dekat dengan kata selfie dan fotografi. Beruntung sekali manda berkesempatan unboxing Zenfone 3 untuk bisa menceritakan kepada sahabat tamasyaku tentang pengalaman manda menggunakan ASUS Zenfone 3 yang memang didedikasikan Built for Photography.

Pixel Master 3.0
Zenfone 3 - Pixel Master 3.0

Unboxing Zenfone 3

Pada tanggal 7 - 9 September 2016 lalu, www.tamasyaku.com diundang dalam acara Zenvolution 2016 yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua, Indonesia. Pada kesempatan ini pula, kami yang hadir mendapat kesempatan untuk unboxing Zenfone 3. Salah satu dari rangkaian acara dalam Zenvolution 2016 ini adalah kompetisi foto "Beauty in the sky" dengan menggunakan kamera Zenfone 3. Berkesempatan kali ini, Joko Soemitro dari tim ASUS memaparkan beberapa hal tentang kecanggihan kamera ASUS Zenfone 3 yang memang built for photography. Tak berlebihan kiranya, jika saya mengambil judul kamera DSLR dalam genggaman. 


Yang menarik dari kamera ponsel Zenfone 3 ini adalah PixelMaster 3.0 dengan 20 camera modes for total agility. Mode kamera Zenfone 3 yang terdiri dari 20 mode membuatnya layak menjadi kamera profesional dalam genggaman. Kedua puluh mode kamera tersebut adalah auto, manual, super resolution, children, night, depth of field, GIF animation, panorama, smart remove, all smiles, HDR pro, beautification, low light, QR Code, effect, selfie, miniature, time rewind, slow motion dan time lapse. Tentunya sahabat tamasyaku penasaran dengan kedua puluh mode kamera tersebut ya! Manda akan ulas sebagian agar tidak menjadi penasaran ya, tapi tentunya untuk bisa mencoba kesemuanya segera miliki Zenfone 3 nya ya! Dan tentunya, di artikel ini manda akan membahas 9 alasan mengapa memilih Zenfone 3 Built for Photography!

Baca juga : Mau tahu lebih? Nih 20 alasan kudu pakai ZenFone 3

Behind The Scene : Selfie Wefie ala Tamasyaku

Cerita di Balik Blog. Hmm... menarik sebenarnya untuk diceritakan dan dibagikan seperti apa jungkir baliknya kami menghasilkan cerita untuk blog jalan-jalan manda panda di www.tamasyaku.com ini. Karena blog kami adalah blog penggendutan jalan-jalan (baca : wisata dan kuliner), tentunya materi tulisannya bisa ngalor ngidul ngetan ngulon (baca : arah mata angin). 

Setiap cerita adalah sebuah petualangan.


Memiliki blog dari tahun 2009, mulai dari tulisan yang apa adanya, foto yang apa adanya, sampai semakin PD bergabung dengan komunitas blogger dan alhamdulillahnya ilmunya nge-blog buanyak banget yaa.. Sampai hari ini terusssss menjaga istiqomah sharing dan berbagi pengalaman melalui blog. Bagi manda, kendalanya nulis ada di mood. Paling sering dijumpai adalah beberapa kejadian kayak begini ni..
  1. Punya bahan, nggak mood cerita.
  2. Punya mood, nyari fotonya kelamaan.
  3. Punya foto, males ngeditnya.
  4. Punya foto dan punya mood, ceritanya lupa.
  5. Punya cerita dan punya mood, fotonya lupa nyimpen.
  6. Pas buka liat foto, pas mau nulis kehilangan ide.
Behind the scene nya emang begitulah adanya. Makanya, berusaha banget menjaga mood dan mulai merapikan file foto agar semuanya jadi match di saat yang tepat untuk berbagi melalui blog. Menjadi blogger itu belajar jujur *setidaknya buat saya*, karena gaya bercerita blogger itu tidak bisa dicopas (copy paste). Setiap kami punya ciri khusus yang unik dalam setiap catatannya. Ada yang detail memberi informasi, ada yang detail mengulas tempat wisatanya, ada yang detail sampai ke budget, ada yang detail menulis pengalamannya, ada yang isinya foto-foto yang memupengkan pembaca, ada yang rupa-rupa menulis apa aja dalam kehidupannya, dan semuanya menurut saya UNIK (bukan bermaksud menyebut owner GA ini yaa).

Dari banyak blogwalking, disitulah saya juga mulai belajar untuk membuat tulisan yang lebih bisa diterima dan memberi manfaat yang lebih dari sekedar pamer berbagi cerita tanpa makna.

Sepanjang postingan di tamasyaku, yang menjadi ciri kami adalah selfie, wefie. Dan di balik foto-foto itu tersimpan banyak cerita, kenangan, tawa, ngambek, dan sejuta rasa yang mewakili. Foto adalah sejarah masa lalu dan sekaligus menjadi kenangan untuk masa depan. Yang saya bayangkan nanti adalah ketika penerus kami membaca cerita kami yang mungkin tidak sempat kami ceritakan atau tidak bisa mengingat semuanya sedetail setiap ceritanya. Pokoknya, seneng bisa punya virtual diary dengan menjadi blogger. Yuk, ciptakan peluangmu dari cerita yang kamu punya!

Ya ampuunnnn kepanjangan banget ya pembukanya, *mohon dimaafkan yaaa..

Behind The Scene www.tamasyaku.com

Lawang Sewu, Semarang

semarang heritage
Lokomotif di Halaman Lawang Sewu

Kota Semarang pagi itu sangatlah cerah dan menawarkan pesona yang berbeda dari cerita yang beredar di masyarakat tentang Lawang Sewu. Gedung Lawang Sewu dahulu merupakan kantor pusat perusahaan kereta api pertama Hindia Belanda yang bernama Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Bangunan ini diresmikan dan dipakai pertama kali pada 1 Juli 1907. Bangunan dari jaman Belanda yang menyimpan banyak cerita perkembangan perkeretaapian dan kejadian sejarah lain yang hanya waktu yang bisa menyimpannya dengan rapi sebagai sejarah masa.

tokopedia.com
Topi Cantik Manda


Cerah dan matahari cukup terik pada pukul 9 pagi itu di Lawang Sewu. Membuka perjalanan tamasya di Semarang, kami para blogger menentukan meeting point di Lawang Sewu. Aksesoris yang baru saya tahu gunanya setelah seharian tamasya di terik matahari adalah topi. Ya, topi. Peran topi sebenarnya menggantikan payung saat matahari bersinar sangat terik pagi jelang siang saat itu. Topi tidak ribet dalam penggunaan dan mudah dibawa *cukup diletakkan di atas kepala*. 

Lukisan Awan di Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan
Sejauh Mata Memandang

Memandang jauh di gardu pandang Mangunan, sempat terbersit bahwa Indonesia (Jogja khususnya) ternyata kaya banget ya. Melihat hijau-hijauan yang masih rimbun membuat mata bebas beristirahat sejenak dari rutinitas di depan gadget. Sekarang saatnya mata beraktivitas di depan kamera, hahahaha *sama aja*

Alam itu cantik banget. Subhanalloh.

Jatuh Cinta Pada Sony Xperia C3

Sony Xperia C3

Sejak mengenal BeBe (BB atau Blackberry), rasanya kemudahan mengakses internet darimana aja dan kapan aja sudah bukan menjadi masalah di Indonesia, khususnya Yogyakarta. Mulailah mengenal mengembangkan bisnis dan jaringan melalui Social Media atau bahasa kerennya disingkat Socmed yang membuat batas privasi akan sesuatu mendadak menjadi budaya baru yang bisa berefek positif dan negatif, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Dari Blackberry versi Gemini, sampai Onyx yang memang sudah cakep banget untuk kerja online, terutama menghasilkan foto-foto yang amazing. Hingga suatu hari, BB kesayangan tanpa pamit tiba-tiba tewas dengan selamat dan ternyata tidak  bisa diservis.

Saatnya, MOVE ON, MOVE UP.

Kini, benar-benar beralih ke sebuah kotak komunikasi yang orang menyebutnya Android. Alhamdulillah sebelum menggunakan smartphone Android yang menggantikan BB, saya sudah terbiasa dengan tablet Samsung 7" *walaupun kendalanya jari saya jempol semua*

Pada akhirnya, teknologi komunikasi pun berkembang. Mulai dari kirim surat, lalu pager, lalu istilah kirim SMS, lalu ada MMS, menuju ke era BBM, dan berkembang ke WhatsApp (WA) dan lalu LINE. Dunia social media pun mulai mengenal Facebook, Twitter, Path, Pinterest, Instagram yang jika diMANFAATkan secara optimal dan positif akan lebih memberikan hasil yang POSITIF.

Samsung Galaxy VS Sony Xperia

Akhirnya memilih Sony Xperia, bukan karena merk Samsung yang tidak bagus. Namun karena pada gadget bermerk Samsung, letak tombol Back - Home nya berada PAS MEPET Gadget, sehingga rawan sekali KESENGGOL dengan kondisi jari yang jempol semua ini. *_*


Keunggulan Sony Xperia C3
Sony Xperia C3

Rumah Makan Jejamuran, Yogyakarta



Happy Weekend sahabat tamasyaku... Merencanakan untuk jalan-jalan keliling kota atau untuk mencicipi kuliner dalam kota Yogyakarta adalah pilihan keluarga menghabiskan liburan akhir pekan sabtu minggu. Jalan-jalan kali ini, kita akan berkuliner di Jogja bagian Utara (baca : jalan Magelang KM 10) di rumah makan JEJAMURAN. Judul cerita tamasyaku kali ini adalah wisata edukatif sehat di jeJAMURan, kenapa? Karena jeJAMURan ini rumah makan yang menyajikan semua menu tentang JAMUR yang dimasak super enak seperti bukan jamur,

Amazing Pictures in Bali Bird Park, Bali


Cantik banget yaaaaa... Subhanalloh... Warna warni ciptaanNya, sungguh memesona siapapun yang melihatnya.. Jalan-jalan kita kali ini ke Bali Bird Park atau Taman Burung di Bali, cerita kali ini menggambarkan burung-burung penghuni Taman Burung (yang artinya : tidak ada foto manda narsis di cerita kali ini, hihihihihi). Menyenangkan kedua orang tua, menginjakkan kaki lagi di Pulau yang menawan hati dan selalu ingin kembali ke Pulau ini, yaaa Pulau Dewata atau Pulau Bali.. Selama tulisan di blog ini tampil disertai foto-foto, gak pernah tahu ya siapa fotografernya.. Nah, di liputan tamasyaku kali ini, foto-foto yang dipajang ini adalah jepretan kamera DLSR Canon dari panda elton satrianto (akhirnya narsis juga kesebut di blog manda ya..) Dari pengalaman 2013 dan 2014 ke Bali Bird Park, ternyata burung yang dipakai untuk foto bersama sudah ada yang berubah..