Showing posts with label wisata modern. Show all posts

Trans Studio Mini Maguwo, Ruang Rekreasi Modern di Yogyakarta

Rekreasi ke Trans Studio Mini Maguwo Jogja
Rekreasi ke Trans Studio Mini Maguwo Jogja

Menghabiskan akhir pekan ala couple traveler ke Trans Studio Mini Maguwo Yogyakarta. Menjadi dewasa adalah pilihan, demikian kiranya yang sering kita baca di quote-quote motivasi. Hanya saja, setelah menjadi dewasa, kita sering lupa untuk berbahagia seperti zaman kita masih kecil dulu. Kadang, itulah yang membuat orang dewasa rentan dengan stress karena terlalu spaneng terhadap hidup. Realita kehidupan memang sudah berbeda semenjak kita menjadi orang dewasa, banyak tanggung jawab yang kita pikul sehingga rawan sekali dengan lupa bahagia dan kecenderungan mudah stress. Oleh karenanya, hidup harus seimbang. 

Baca juga : Tips Beli Kosmetik Buat Pemula Dandan


Tekko Jogja City Mall Lebih Sekedar Warung Makan

Tekko Jogja City Mall
Tekko Jogja City Mall

Tekko Jogja City Mall, anggep makan di rumah sendiri ya


Jalan-jalan di Jogja yang adem dan bisa mencakup banyak kebutuhan, mulai dari belanja bulanan, belanja perabot rumah, belanja pakaian, bisa nonton dan tersedia wahana anak, dimana lagi kalau bukan di mall. Ya, Jogja City Mall pastinya! Menghabiskan banyak waktu di sini, tentunya bikin laper, ya kan? Ketemu sama Tekko di Jogja City Mall

Siapa sih yang nggak kenal Tekko? Sudah mempunyai 45 cabang lho di Indonesia, pastinya bukan tempat makan yang biasa, melainkan yang digemari dan dicari oleh penikmat kuliner. Seperti halnya ketika food blogger Jogja main ke Tekko Jogja City Mall, menikmati menu makanan dan minuman dari Tekko Jogja City Mall dengan puas sehingga terpancar aura bahagianya. Bahagia itu bisa dari makanan enak yang disantap, bertemu dengan yang menyenangkan hati dan juga mendengarkan lagu-lagu nineteen's yang diputar kala kita sedang menikmati santap siang di Tekko Jogja City Mall.

Tekko Food Blogger Gathering

D'Walik, Dunia Terbalik Bagi Penyuka Foto di Jogja

DeWalik Trick Eye Museum
Ruang Tamu Terbalik di D'Walik

D'Walik Jogja mewujudkan foto anti-mainstream layaknya berada di dunia terbalik. Setelah melihat foto di atas, penasaran seperti apa kita berpose? Sama aja seperti foto biasanya, hanya saja nanti butuh di-rotate untuk bisa menayangkannya terbalik. Ada banyak wahana terbalik di D'Walik, ikuti serunya Manda ya!


trick eyes museum
D' Walik Jogja

Banyak alternatif pilihan tempat liburan ke Jogja. Selain Jogja dikenal sebagai kota pendidikan, kota budaya dan juga kota kuliner, di Jogja juga mulai bermunculan objek wisata modern yang siap memanjakan pengunjung yang hendak liburan ke kota gudeg ini.

Salah satunya adalah, de Mata dan d'Walik. Trick eyes 3D museum yang ada di kota Yogyakarta ini menjadi objek wisata kekinian yang modern dengan segala pernik yang berhasil membuat pengunjung yang datang ke sini harus meluangkan waktu lebih dari 3 jam untuk bisa menikmati semua objek foto yang bisa di-capture di tempat ini. Mulai dari de Mata 1 yang ceritanya ada di 


Lalu ke de Mata 2, de Arca dan kemudian ke dunia terbalik D'Walik. Sungguh sebuah liburan memanjakan penyuka fotografi yang komplit di Trick Eyes 3D Museum Jogja ini. 

Yuk, Wisata ke Bandung!

Wisata ke Bandung
 
Indonesia itu kaya dan beraneka tempat wisata yang masih bisa dikunjungi dan dijelajahi. Mulai dari gunung sampai ke laut, Indonesia menyediakan semua pengalaman yang mengesankan dan perlu untuk dijelajahi. Salah satunya adalah kota Bandung. Wisata ke Bandung adalah salah satu destinasi yang akhir-akhir ini menjadi marak untuk diperhitungkan. Wisata ke Bandung menawarkan wisata alam, wisata mode, wisata kuliner dan wisata modern. Tentunya, berkunjung ke Bandung perlu memperhatikan jadwal liburan agar tidak menikmati kemacetannya saja di kota ini.

Baca juga : Menginap di Hotel Savoy Homan Bandung

Cinema XXI, Yogyakarta


Punya adek ternyata ada untungnya, setelah malam minggu kemarin nonton Davinci Code dan mingunya jadi pembicara film Beautiful Minds yang diadakan mahasiswa, kini menikmati film terbaru Tom Hanks yang kueyeeennn abisss.. Bagi penggemar film2 seperti ini, tolong request-in ke aku untuk pinjem VCD/DVDnya judulnya apa ya?

Nggak asik kalo dicritain di blog, tapi suasana di Cinema XXI yang mau kami ulas :-)
  1. Antri tiket, mending dari siang udah antri biar nggak pulang kemaleman, untunglah kami ada adek jadi nonton jam 20.30 tinggal masuk, he3x.. Harga tiket 15ribu (selain sabtu-minggu) dan 25ribu (sabtu-minggu) atau kunjungi aja cineplex21.com.
  2. Dari jaman kita pacaran masih nonton MULAN dan ARMAGEDONE, selaluen always bawa bekal POP CORN dan es capucino, hmmmm
  3. Pilih seat G-H-I untuk Cinema XXI ya???
Ternyata, anak muda sekarang udah beda banget ama jaman kita SMA. Setelah nonton, kira-kira jam 23.30, masih banyak banget muda-mudi yang boleh pergi ama ortu mereka dan jalanan rameee banget. Memang seneng ya jadi anak muda sekarang, fasilitas serba ada ;-) asal bisa pada "jaga diri" biar nggak salah pergaulan ya?

Salam, ep

Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta


Setelah menitipkan barang bawaan ke hotel, kita mulai wisata kita ke TMII. Kurang lebih perjalanan selama 45 menit, kami sudah sampai. Sedikit saran untuk berwisata di Jakarta adalah pada waktu musim liburan, karena jalan-jalan relatif sepi (mungkin karena orang Jakarta lebih memilih liburan di Bandung atau Puncak), he3x



Salut untuk website TMII yang update. Terima kasih internet, kami bisa menikmati fasilitas nonton teater IMAX karena jadwalnya update. Website TMII bisa dilihat dari alamat http://www.tamanmini.com/. Sekitar pukul 11.45, kami masuk kawasan TMII dan mulai antri tiket untuk menonton film dengan judul “Wild Ocean”. Ada kurang lebih 4 judul film yang bisa kita saksikan dari jam 10.00 sampai jam 15.00. Untuk tiketnya bisa dilihat juga di website TMII, sebagai bahan informasi per orang harus membayar 30 ribu rupiah. Di pelataran dekat pintu bioskop, banyak ditawarkan makanan dan minuman (favorit kami : pop corn). Walaupun ada larangan membawa kamera dan makan di dalam, he3x. Kesan kami sekeluarga: BAGUS.

Setelah nonton film, kami dijamu makan siang dengan bebek goreng, sambal mangga ala piknik di TMII. Asyik karena disediakan fasilitas sewa tiker dan relatif bersih dekat pancuran dan rumput. Makasih ya buat keluarga mb Yeni di Bekasi yang udah nyempatin berwisata kuliner di halaman TMII. Kami juga menyempatkan potret dengan boneka manusia yang ada di halaman TMII. Bagi yang membawa anak kecil, rasanya butuh waktu seharian untuk mengelilingi TMII, seperti : wisata pendidikan dari sabang sampai merauke, melihat Jakarta dengan Gondola, wisata sejarah di museum mantan presiden Soeharto.

Salam,
ima-ep

Paris, France

Paris, 27 - 29 December 2009

Alhamdulillah...

Semua tak pernah kami bayangkan sebelumnya, semuanya juga tak pernah kami rencanakan... Hanya kuasaMU yang membawa kami sampai ke benua ini...

Aachen - Paris, Sebelum berangkat, seperti biasanya kami menyiapkan peta arah, search informasi dari blog2, jalur transportasi, dan junkfood,he3x..
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam dengan bis tour Schumacher, akhirnya kami sampai di 'Boulevard Berthier'.. Kami menginap di hotel Campanille yang dekat dengan stasiun Metro (M) 'Porte de Clichy'

Sesampainya di hotel sekitar jam 14, kami diberi kesempatan istirahat dan beribadah selama 1 jam.. Keberuntungan untuk kami ditempatkan di lantai 8 dan pas di perlimaan Boulevard Berthier.. Sekitar 15.30 kami melanjutkan tour keliling kota paris didampingi guide yang merangkap supir bis, wow.. Dalam bis yang mengantarkan tour kami hanya ada 2 awak, regina & gerald..

Dengan bahasa jerman yang nglothok, mereka memandu perjalanan wisata kami.. Kalian pasti tidak percaya bahwa bekal bahasa jerman kami hanya 40% dan bahasa perancis kami benar2 0%,ha ha ha.. Kami senang berbagi cerita dalam blog agar kebahagiaan dengan cost ringan bisa menjadi gambaran bagi keluarga dan sahabat kami..
Mari kita mulai petualangan murah meriah di kota Paris.. :-)

Paris,
Setelah 3 hari kami di sini, kami melihat bahwa hampir semua toko di pusat kota paris atau Zone 1 menjajakan fashion, parfum dan souvenir.. Kami yakinkan bahwa kalian tidak akan tersesat di kota ini,asalkan berbekal peta dan jalur Metro/RER.. Alat transportasi di kota ini sungguh sangat tertata dan terjadwal secara apik.. Kami kagum akan kemudahan akses dari satu tempat ke tempat yang lain.. Alat transportasi bawah tanah dengan menggunakan kereta Metro(M) dan RER.. Nah, dengan fasilitas ini kita bisa memulai petualangan...

Tour kami hanya menawarkan : naik kapal menyusuri sungai Seine, melihat Paris dari atas menara Eiffel, menikmati lampu Eifel di malam hari, dan berkunjung ke Palace de Versailles. Dan semuanya extra kosten bila ikut bis tour kami.. Mengingat guide dalam bahasa jerman yang juga tidak kita pahami, akhirnya kami putuskan untuk berkelana tanpa bis tour..

Stadtrundfahrt,
Berkeliling kota paris dari lantai 2 bis ternyata menyenangkan sekali.. Kami dipandu dengan peta dari Schumacher yang lengkap sekali sehingga kita bisa menandai setiap tempat bagus di peta yang akan masuk ke daftar kunjungan kami.. Cie..

Keindahan kota Paris sebagai kota belanja, kota mode dan ibukota lengkap dengan menara Eifel dan sungai Seine yang membelah Perancis..

Semua bangunan di kota ini menjanjikan keindahan sebagai objek foto, hampir semua objek wisata berupa museum yang rata2 membayar tiket masuk sekitar 6-8 Euro.. Awal petualangan di hari pertama, sekitar pukul 19 bis berhenti untuk makan malam dengan menu dari Schumacher di Boulevard de Clichy.. Namun kami tidak memesan dengan alasan tidak tahu kehalalannya.. Kata suami, banyak kebab&tempat makan halal di kota yang penduduk muslimnya terbesar di Eropa barat..

Malam itu kami hanya tahu bahwa kami di de Clichy, tahukah kalian bahwa kami salah paham bahwa kami kira bus memberi waktu kami 30 menit untuk cari makan.. E.. e..e... ternyata kami ditinggal begitu saja di de Clichy yang super rame dengan perempatan yang hampir mirip dan parahnya kami tidak tahu arah sampai ke hotel.. Hua hua hua.. Parahnya kami hanya tahu de Clichy, padahal ada Boulevard de Clichy, Place de Clichy, Avenue de Clichy dan Porte de Clichy..

Yang ada dalam pikiran kami sekarang adalah menemukan tempat makan dan menikmati dulu.. Kenapa begitu? Karena dalam tas kami sudah ada kelengkapan tersesat, yaitu: kaki, peta, kompas, dan uang.. Jangan panik ketika tersesat, nikmati saja...

Kami makan di Kebab Merguez yang isinya sosis, dan cara memesan hanya dengan menunjuk dan mereka menjawab dengan bahasa perancis.. Oh my God sungguh tidak nyambung.. Tapi akhirnya kami tahu harganya dari menu di gambarnya,he3x.. Untunglah kami tinggal di Aachen yang biaya makannya relatif lebih murah daripada Paris.. Sepotong kebab dengan porsi separuh Sultan/Dennis Kebab dipatok dengan harga paling murah 4,5 Euro..

Setelah kenyang, kami baru memikirkan bagaimana caranya pulang ke hotel.. Kami menanyakan ke penjual kebabnya dan dia tidak bisa berbahasa inggris, akhirnya informasi yang kami dapat hanyalah arah/richtung ke Porte de Clichy.. Kami menyusuri jalanan yang seperti malioboronya Jogja, Indonesia dan bertemu dengan polisi.. Kami tanya Hotel Campanille dimana, ternyata mereka tidak tahu.. Berbekal kartu kamar hotel yang tertulis Boulevard Berthier, kami akhirnya hanya mengetahui bahwa kita berada di Boulevard Place de Clichy dan richtung yang ternyata semuanya perempatan/perlimaan yang hampir mirip semuanya.. Pengin nangis sebenarnya tapi kan udah niat mau berpetualangan,he3x.. Akhirnya kami menyusuri jalanan boulevard de clichy-place de clichy-avenue de clichy-boulevard berthier dan sampailah kita di hotel.. Setelah membuat indomie rebus, kami tidur nyenyak.. :-)

Pagi yang cerah dari lantai 8 hotel Campanille, sekitar pukul 5.30, aku dan suami merencanakan perjalanan sesuai tempat2 yang sudah kita thick kemarin.. Kami biasa berdiskusi sejak kita memutuskan mengelola blog wisata dan kuliner kami.. Inilah hasil diskusi kami, selamat menikmati..

Setelah makan pagi dengan menu semuanya berbasis roti dengan selai, hotdog daging mentah, joghurt, cereal, kopi hangat dan jus jeruk.. Berbeda sekali dengan bayangan kami yang sudah membayangkan nasi goreng dan sosis seperti biasanya kami menikmati sarapan pagi di hotel di indonesia.. Ternyata kami hanya bisa sarapan dengan sepotong roti dan selai, sereal coklat dan susu, dan segelas jus jeruk.. Ah yang penting tujuannya bisa menikmati kota Paris.. Kurang lebih jam 8.30 dan sudah sedikit terang, kami berangkat ke stasiun Metro di seberang hotel kami dan memulai perjalanan indah..

Seperti blog-blog yang kami baca sebelumnya, yang terpenting untuk berwisata seharian di kota Paris dengan menggunakan Metro/Rer/Bus untuk zone 1 dengan karcis MOBILIS seharga 5,6 Euro/orang.. Setelah membeli tiket tageskarte/tiket harian yang berfungsi sebagai karcis masuk ke stasiun dengan memvalidasi tiket untuk membuka pintu masuk ke lorong metro/rer.. Saat melihat jalur kereta bawah tanah Metro/Rer perhatikan tujuan akhir kereta yang akan kita naiki.. Semua petunjuk di dalam lorong bawah tanah sangat mudah untuk diikuti.. Benar-benar takjub pada fasilitas transportasi di paris ini.. Begitu berada di dalam bus/kereta tak perlu kawatir bagaimana mengetahui sampai di halte/stasiun apa, cukup melihat di langit-langit sebelah kanan/kiri kita langsung bisa melihat rute perjalanan yang well-informed..

Bateaux Mousches,
RER C - Massy Palalseau, Dourdon
turun di Pont de l'Alma

Bagi yang ingin pesiar di sepanjang sungai Seine menggunakan kapal dan menikmati pemandangan bangunan-bangunan istimewa sepanjang sungai Seine, seperti: patung Liberty dan Eiffel.. Selama kurang lebih 1,5 jam kita membayar 10,5 Euro.. Selain menikmati pemandangan, dari dalam kapal bisa juga menikmati makan malam nan romantis di sepanjang sungai Seine..

Arc de Triomphe Etoile,
M2 - Porte Dauphine, M1-M6-Rer A
turun di Charles de Gaulle Etoile

Begitu naik tangga dari lorong metro, kita langsung disuguhi bangunan megah yang menyerupai gerbang yang besaaarrr sekali.. Sungguh kebesaran Alloh telah melengkapi manusia dengan akal sehingga bisa menciptakan karya yang luar biasa.. Selain berfoto ria di dekat patung yang super besar, di sini juga ada api abadi dan beberapa tanggal bersejarah untuk Paris..

Tour Eiffel
M6 - Nation turun di Bir-Hakeim
Rer C - Massy Palaseau Dourdan turun di Champ de Mars

Inilah tujuan kita ke Paris, ingin mewujudkan foto dekat Eifel terinspirasi film Eifel i'm in love.. Alhamdulillah akhirnya Alloh kabulkan sesuai rencanaNya.. Begitu turun di halte, kita tinggal mengikuti arah menara yang terlihat dari segala penjuru,he3x.. Kita harus mengandalkan kaki untuk melihat 3 tempat yang letaknya berdekatan dan mencari background terbaik untuk berpose, mode 'narsis' on niii.. Untuk melihat Paris dari atas menara dari ketinggian 209m, kita bisa memilih menggunakan lift atau tangga dengan biaya paling termurah 4 Euro dengan naik tangga, wuihhhh capek ya? Mending dipake jalan mencari background foto dan melihat 3 tempat dalam satu waktu..

Kami juga menyempatkan melihat Eiffel di malam hari dan pemandangan di atas jembatan sungai Seine, lengkap dengan lampu Eiffel dari yang biru sampai kelap kelip seperti yang kami lihat di iklan-iklan.. Subhanallah.. Sungguh romantis dan indaaaahhhh sekali...

Invalides-Musee d'Orsay-St.Michel Notre Dame
RER C - Massy Palalseau Dourdan
turun di St.Michel Notre-Dame

Invalides dan Musee d'Orsay bisa kita kunjugi searah dengan perjalanan ke Notre-Dame.. Hanya karena capeknya jalan di lorong stasiun dan naik turun stasiun, maka kami memutuskan untuk langsung ke Notre-Dame..
Begitu naik dari stasiun ke arah kanan, kita bisa melihat gereja Notre-Dame dengan halaman yang penuh dengan burung2 dan taman yang bagus untuk berfoto dan dikelilingi bangunan kokoh dan mewah khas Paris..

Yang lebih menarik di sepanjang jalan di dekat Notre-Dame merupakan sentra penjual souvenir khas Paris, selain di Place de Clichy.. Kami membingkiskan piring pajangan, magnet, gantungan eiffel dan kartu pos untuk orang-orang tersayang.. Harganya beragam dari 80 Cent sampai 300 Euro..

Musee du Louvre-Palais Royal
M1 - La Defense, M7

Kami akan berbagi sedikit prosedur memilih jalur metro, dari Notre-Dame kita tidak bisa langsung menuju ke Musee d'Louvre, melainkan melalui step berikut:

Stasiun st.Michel untuk naik M4 - Porte de Clignancourt dan turun di Chatelet dan berganti M1 - La Defense dan turun di Palais Royal/Musee d'Louvre

Begitu naik dari stasiun kita sudah berada di dalam sebuah museum yang lengkap dengan mall dan tempat makan.. Kalau pernah melihat film Davinci code, salah satu scene nya berada di dalam museum ini dan pyramid yang ada di foto ini merupakan tempat yang menjadi ending film tersebut.. Waaahhh benar-benar keberuntungan bagi kami.. :-)

Kami mengira dengan membawa flash O2 dan laptop,kami bisa internetan dimana saja.. Ternyata ini bukan indo, yang jaringan GSM tidak terhubung seperti Telkomsel (bukan bermaksud promosi).. Untunglah kami makan siang di Mc Donald dan bisa gratis wifi untuk update status FB,he3x.. Keluar dari Musee d'Louvre, kita sudah bisa melihat Palais Royal..

Madeleine, Pinacotheque
M4, M8, M12
turun di Madeleine

Yang menarik di sini adalah antrian panjang untuk melihat 'Rembrandt' di Pinacotheque.. Selain itu, sepertinya ada tempat makan favorit Futson paris yang mudah-mudahan ada liputan tentang tempat ini di lain blog.. Kami sempat memfoto place de la Madeleine yang ternyata ditutup untuk umum.. Perjalanan kita lanjutkan di Weihnachts Markt ala NRW di daerah sepanjang Concorde - Champs Elysees - Franklin D. Roosevelt..

Concorde - Champs Elysees,
M1 - La Defence

Sebenarnya kami ingin membuat liputan tentang Weihnachts Markt di wilayah NRW, namun gagal kami buat karena terlanjur sudah tutup tgl 23 Desember 2009 lalu..

Nah, inilah pasar menyambut natal yang menjual beragam makanan, coklat, Maronen(sejenis kacang), bitburger, boneka, dan fashion.. Selain itu ada pula bianglala (5 euro) dan ice magic (8 euro)..

Di Concorde, kita bisa melihat Place de la Concorde yang berupa pelataran luas dengan patung yang bisa dipakai background foto dan sebuah tugu yang dibawa dari Mesir bertuliskan huruf Hieroglyph.. Konon inilah batu yang pasangannya ada di Amerika..

Kami berjalan menyusuri Weicnachts Markt sampai stasiun metro Franklin D. Roosevelt dan berencana ke Galeries La Fayette dan sekaligus bisa menemukan merk-merk terkenal dan parfum.. Menemukan bukan berarti membeli kan?he3x.. Untuk bisa sampai sini, kita bisa menggunakan M9 dan M7 turun di Chaussee d'Antin La Fayette..

Seluruh perjalanan kami di Paris cukup membuat kami berdecak kagum dan merefresh ingatan kami akan tidur di spring bed yang tinggi dan luas sembari nonton tv seperti dirumah.. Semakin menyadarkan kita bahwa tak ada yang bisa kita banggakan dari diri kita yang kecil dan serba terbatas..

Belajar menikmati dan mensyukuri rencana Alloh untuk kami,

salam bahagia,
ima-elton

Limburg, NL

Aachen - Limburg

Tanpa rencana, ada hadiah dari Alloh setelah proses belajar mandiriku selama 1,5 bulan tanpa orang tua dan suami.. Liburan Natal selama kurang lebih 2 minggu akan kami manfaatkan untuk mencharge kembali tenaga sebelum pindahan dan aktivitas kampus yang sangat menguras pikiran.. Lagi lagi kita hanya punya 90% bahasa jawa, 95% bahasa indonesia, 60% english, 40% auf Deutsch, dan 0% Dutch,ha ha ha ha..

Malam jam 20, kami bertiga (aku, suami dan teh lia) berencana berbelanja ke IKEA dan Indrajaya.. Mumpung kami tinggal di Aachen yang dekat sekali dengan perbatasan Belanda-Vaals.. Berbekal nekad, informasi dari mas Parje dan hasil searching via Googlemaps, akhirnya kami berani janjian di Schanz untuk naik Veolia 50 pada pukul 8.57.. Sesuai saran mas Parje bahwa Tageskarte/tiket sehari penuh di wilayah Limburg, Belanda hanya bisa dibeli di jalur 50 seharga 5 Euro bisa dipakai untuk fasilitas naik bis dan kereta Veolia sampai di Maastricht..

Tujuan semula di Ikea, bagi pembaca yang ingin berbelanja alat rumah tangga, khususnya Mobel dan Furniture serta konsep mendesain rumah/apartment silahkan kunjungi IKEA.. Berikut richtung Veolia dari Aachen, Schanz dengan jalur 50 berhenti di Vaals Station dan berganti jalur 43 jurusan Heerlen station.. Kami bisa berbelanja ikan di pasar Vaals setiap hari selasa dan membeli snack kripik Cassava di Aldi Markt Vaals.. Selain itu ada beberapa toko (Blokker) yang sering menawarkan tiket murah keliling Belanda berdua hanya 27,5 Euro.. Wah wah wah, ternyata luar negeri bisa dinikmati kalau kita bisa meminimalkan biaya hidup dan makan dan mengerem keinginan belanja seperti di indo.. Alhamdulillah..

Kembali ke tujuan kita ke Limburg, Belanda.. Setelah sampai di Heerlen station, di sini banyak sekali terminal dari huruf abjad A.. Walaupun informasi dalam bahasa Belanda tetapi semuanya bisa dipahami dengan melihat daerah tujuan dan jam keberangkatan.. Tenang saja, jangan panik..

Untuk sampai di IKEA, kita bisa naik Veolia jalur 39 dengan minibus kapasitas 8 orang, jurusan yang kita tuju adalah Woonboulevard.. Sesampainya di Ikea, kita disuguhi showroom di lantai atas dan tidak perlu membawa troli.. Betapa mengenyangkan melihat kitchen set dan desain rumah yang modern dan ditata sedemikian cantik.. Seandainya ada Ikea di Indonesia.. Di lantai bawah ada supermarket yang menjual barang-barang yang dipajang di showroom tadi.. Hampir semuanya bagus dan ditawarkan dari harga minimal sampai maksimal..

Setelah 4 jam berkeliling di Ikea, kami didera rasa lapar karena musim dingin.. Untunglah di depan Ikea ada KFC dan paket Yetti + salad membuat kami kenyang dan siap membawa belanjaan barang pecah belah yang cukup berat untuk menjelajah Limburg selatan..

Tujuan kami selanjutnya ke Brunssum, namun kami harus kembali dulu ke Heerlen station dengan minibus jalur 39 yang kami pakai tadi di halte seberang IKEA. Sesampainya di Heerlen station, kami mencari jalur tujuan Wilheminastraat,Brunssum. Dan kami menunggu jalur 21 untuk bisa sampai ke toko indonesia Indrajaya yang bisa dilihat di alamat indrajaya.com..

Kami tidak ada gambaran apa-apa untuk sampai di indrajaya, bahkan di googlemaps juga belum ada :-( Kami bergantian bertanya ke supir bisnya apakah sudah sampai di Wilheminastraat,he3x.. Untunglah supir bis Veolia baik dan berteriak bilang Wilheminatstraat dan begitu turun kami tanya ke seorang nenek yang membawa koper belanja dimana toko Indrajaya.. Syukurlah, akhirnya kita sampai di pusat perbelanjaan Brunssum dan suamiku sigap mencari Indrajaya dengan meninggalkan kami berdua dengan barang belanjaan kami..

Toko Indrajaya, begitu masuk ke dalam toko,kami disambut sapaan hangat warga indonesia yang sudah hampir 35 tahun di Belanda.. Walaupun bekas penjajah,tapi orang Belanda sangat ramah dan orang Indonesia di Belanda juga banyak.. Benar-benar toko yang hangat.. Bumbu Indonesia bisa dijumpai di sini, tenulawak, agar2 Swallow Globe/Nutrijell, kecap Bango, krupuk udang, emping dan jajanan Indonesia.. Kami menyempatkan berfoto sambil menyantap klepon, he he he..
Kira-kira waktu sudah menunjukkan pukul 17, kami kembali ke Heerlen station dengan rasa senang, haru dan lega.. Di menit ke-7 dan 37, bis jalur 21 kembali membawa pulang kita ke Heerlen station..

Ternyata tidak cukup sehari untuk berjalan-jalan 5 Euro di wilayah Limburg.. Buktinya kita tidak cukup waktu melanjutkan ke Maastricht,he he he.. Lain waktu ada tulisan lanjutan dari kami ya? Dari Heerlen station - Vaals station kita sampai di kamar sekitar jam 19.30.. Alhamdulillah..

Selamat berjalan-jalan semua..

salam,
ima-el

JAKARTA Juli-Agustus 2009

HOKA HOKA BENTO, stasiun Gambir
16 Juli 2009

Perjalananku ke Jakarta untuk menyelesaikan urusan birokrasi membuat kaya wisata lidahku, he3x.. Selain mencicipi hasil karya koki hotel juga menyantap menu PESANAN OLEH-OLEH dari Jakarta.. Maklumlah, di Jogja belum ada Hoka-hoka bento :-)

Rasanya seperti KIKO kok, hanya saladnya dikasih banyak banget kalo kita menyantap H2B di jalan SABANG (pusatnya KULINER di Jakarta), hm...


ANCOL, 14 Agustus 2009


Sebetulnya cerita nginap di Hotel Mercure, ANCOL Jakarta sudah suamiku janjikan lama sebagai hadiah untukku.. Tetapi, baru kesampaian saat ini sewaktu ngambil VISA di Jakarta.. Sedikit ulasan tentang hotel Mercure yang ada di kawasan Ancol, menurut kami dan mungkin karena baru masa renovasi sehingga fasilitas kamar sepertinya kalah bagus bila dibanding Nikko/Hyatt yang sekelas dengan Mercure.. Karena kita terlanjur lapar dan masih menunggu kamar siap, akhirnya kami terpaksa membuang 160 ribu untuk menyantap makan siang dengan TUNA dan ORANGE JUS, hiks3.. Masalah sarapan pagi gratis memang enak dan sesuai standar hotel (biasa)..


Tapi VIEW yang ditawarkan hotel ini dan FASILITASnya "lebih" karena satu lokasi dengan ANCOL.. View jendela kamar kami kebetulan menghadap laut ANCOL, dekat GONDOLA dan lumayanlah bisa melihat sunset di saat kemrungsungnya mengurus birokrasi.. Menghabiskan sunset di Pantai ANCOL dan seharian menonton 4-D, menonton pentas lumba-lumba, maen kora-kora&wahana yang menguji nyali,

Ditutup menikmati makan malam gratis dari adek papa (tante dothy, tommy, dimas, icha).. Makasih ya untuk menu ikan, kerang, udang di Jimbaran, Ancol.. Ternyata menu ikan banyak dijumpai di kawasan ANCOL, seperti Bandar Jakarta juga enak.. Hmmm... Kebayang ikan bakar yang nyam nyam nyam...


Buat suamiku, terima kasih telah mewujudkan impian kita untuk menghabiskan waktu di ANCOL.. Alhamdulillah urusan kita lancar ya nda.. :-)

Salam,


ima

Ambarukmo Plaza, Yogyakarta

Taman Sari Foodcourt, AmPlaz
22 Mei 2009

Gara-gara kerjaan numpuk seabreg dan pengin menikmati saat-saat bareng keluarga, sekarang kami berdua jadi doyan ke 'twenty-one' nih.. Ya sekalian melihat gaya hidup anak muda jaman sekarang...

Malam ini, papa mengajak kami untuk menghabiskan cuti beliau dengan nonton bioskop karena sewaktu nonton Angels and Demons beliau nggak ikut, he3x...

Karena filmnya sudah diputar 10 menit dan kita terlambat, akhirnya diputuskan untuk makan malam dulu di Taman Sari, hm.. hm.. jadi ingat ke Pastello dengan lasagna yang nyam nyam nyam ...

Tapi malam ini kami ke counter nasi goreng dan steam boat ... Yah tetep aja rasa standar jika dibandingkan masakanku sendiri... Setidaknya itu komentar kami untuk masakan nasi goreng yang kumakan... Tapi steam boatnya memang uenak, itung-itung kaldunya bisa menghangatkan dan gurih nyam nyam.. Kupilih minuman es cappuccino...

Yang ingin kukomentari juga tentang filmnya : "Night at the Museum" yang asyik menghibur. Sedikit ketegangan ala komedi yang bisa ditonton semua usia.. Sampai ketemu di cerita selanjutnya ya??



salam,
ep