Showing posts with label fashion. Show all posts

Tips Mix Match Agar Tampil Keren Saat Traveling


Berkunjung ke suatu tempat di suatu waktu adalah berkah, maka dokumentasikanlah saat itu. Karena setiap perjalanan akan terasa berbeda di waktu yang berbeda dan teman yang membersamai (Manda, 2017)
Halo sahabat tamasyaku, supaya foto-foto liburan kita terlihat bagus saat kita pandangi lagi jika kangen. Ada cerita tentang mix and match supaya foto-foto traveling kita menjadi lebih berkesan. Hal penting yang perlu diperhatikan untuk bisa mix and match akan dirangkum dalam tips berikut. Bagi Manda, yang paling menjadi perhatian adalah saat packing. Tidak terasa 9 tahun ini menjadi couple traveler bersama Panda dan urusan packing tetap saja Panda yang jago. Untuk bisa tampil keren mix and match baju saat jalan-jalan, ikuti tips tampil keren mix and match ala Manda yuk!

Kapan Saat yang Tepat Mengenakan Dasi?

cara memasang dasi
Dasi, Aksesoris Laki-Laki

Dasi, sebuah aksesoris pelengkap yang umumnya dipakai oleh kaum pria. Eits, tapi itu dulu, di jaman sekarang, dasi bisa dikenakan oleh pria maupun wanita. Bagi Manda, hal yang terus diulang adalah cara memasang dasi yang butuh berlatih supaya pas dikenakan Panda.

Sebagai aksesoris, dasi mungkin lebih seperti scarf untuk perempuan. Mulai dari warna, ukuran lebar dan jenisnya, dasi juga butuh disesuaikan dengan momen dipakainya dasi tersebut. Tak heran jika koleksi dasi papa maupun Panda jumlahnya banyak dan kadang hanya sekali pakai saja. 

Menuju bulan September, bulan cinta kami, nyari-nyari foto di folder kok banyak melihat Panda memakai dasi dan terbersit membuat tulisan tentang dasi. Foto di atas adalah flashback cerita pernikahan kami dan semua laki-lakinya berjas dan berdasi. Dari sebelah kiri, adek perempuan Manda, mama, Panda, Manda, papa dan adek laki-laki Panda. Kompak.

Kapan Saat yang Tepat Mengenakan Dasi?

Model Baju Anak Laki-laki Kemeja yang Membuat Buah Hati Anda Semakin Keren


Pakaian anak-anak sering diidentikkan dengan bahan yang ringan, nyaman serta tidak membuat gerah. Berbeda dengan pakaian yang digunakan oleh orang dewasa. Kulit dari anak-anak biasanya cenderung sensitif sehingga akan mudah terkena luka dan bakteri yang bisa menyebabkan biang keringat dan berbagai macam penyakit lain. Oleh sebab itu selain model yang pas, Anda juga harus memilih baju anak laki-laki yang nyaman untuk buah hati Anda. bila Anda ingin memberikan pakaian terbaik, berikut referensi gaya berpakaian anak laki-laki.

Ragam Desain Baju Muslim yang Menemani Liburan Akhir Pekan

Yeaaayy ketemu lagi dengan akhir pekan! Hari yang paling dinanti sebagian dari kita yang bekerja kantoran dan bisa meluangkan banyak waktu untuk orang-orang sekitar di hari Sabtu dan Minggu. Tak lupa cerita tamasyaku kali ini juga akan mengajak sahabat tamasyaku melirik berbagai aktivitas yang bisa dihabiskan saat akhir pekan. Dan serunya cerita kali ini, Manda akan selipkan tentang ragam desain baju muslim yang bisa dipakai muslimah saat menghabiskan liburan akhir pekan di tempat-tempat yang Manda rekomendasikan. 

Saat bulan berganti, yang artinya kalender juga berganti, yang dilihat adalah tanggal merahnya. Ya, selain Sabtu dan Minggu, akan sulit untuk berperjalanan bersama Panda. Destinasi liburan yang menjadi kriteria liburan akhir pekan adalah destinasi wisata di sekitar tempat tinggal. Kebetulan Manda dan Panda tinggal di Jogja, sehingga tulisan cerita liburan akhir pekannya di sekitaran kota Jogja ya. Semoga bisa disimpan ceritanya untuk kalau sahabat di luar Jogja pas kebetulan mampir ke kota Jogja.

Destinasi Wisata Rekomendasi di Wilayah Sekitar Jogja

1.  Menuju ke Malioboro dan sekitarnya


Ibis Styles Yogyakarta dan Fashion Diary 2016


Beruntung sekali berkesempatan ikut berada di rangkaian acara Fashion Diary 2016 yang sudah menjadi agenda rutin di hotel Ibis Styles Yogyakarta. Dengan mengangkat tema seri fashion show sebelumnya, Ibis Styles Yogyakarta melanjutkan tema The Enlightenment Fashion Diary. Melalui tema tersebut, sore hari ini di D'Skybar Ibis Styles Yogyakarta, Fashio Diary 2016 yang berjudul Gurat Senja ini digelar sore hari ini.

Tips Memilih Kemeja Batik Murah Berkualitas

Kemeja Batik

Memiliki kemeja batik di almari pakaian adalah hal wajib yang harus dimiliki oleh seorang pria. Kemeja batik bisa dipakai dalam acara formal maupun non-formal yang mengesankan laki-laki tersebut bijak dan berwibawa. Kain batik yang dipilih untuk kami berdua, biasanya yang bisa dipakai pergi ke kondangan atau ke acara formal dan diusahakan sarimbitan. Dalam memilih kain batik yang akan dijahit, utamanya memilihkan warna dan corak yang panda suka, baru nanti manda menyesuaikan kombinasi untuk gamis dan kerudungnya. Yang belum kesampaian sampai sekarang adalah memilih warna sarimbitan berwarna pink, hehehe. 

Terpesona Kain Batik Asli Indonesia

Kesibukan di akhir pekan (baca : sabtu - mingg) ketika sedang sibuk dengan banyak agenda memang serasa tidak jadi liburan. Ya, beginilah kita sebagai makhluk sosial, terus berinteraksi dan berkomunitas dengan orang lain sesama manusia. Bukankah saat bertemu dengan orang lain, yang dalam bahasa arab dikenal dengan silaturahmi, yang salah satu manfaatnya adalah memperpanjang usia. In sha Alloh.

Komunitas Bisnis Online Oriflame

Pas barengan dengan upline tercinta yang menginspirasi saya bekerja dari rumah dan berbisnis online di jarigannya. Seru sekali acara temu kangen dan berbagi ilmu yang diadakan pagi ini jam 10. Karena sudah diagendakan jauh-jauh hari, saya menyanggupi untuk menjadi MC sekaligus moderatori acara sharing keluarga MANFAAT pagi itu. Ternyata oh ternyata bersamaan dengan undangan nikahan tetangga belakang rumah. Langsung putar otak, bagaimana memadu padan baju yang bisa dipakai untuk acara non-formal dan acara formal (baca : jagong). Baiklah, saya memutuskan menggunakan setelan gamis dengan cardigan yang berbeda. Saya pilih cardigan santai yang saya buat dari pashmina panjang dan blazer sarimbit dengan panda untuk acara jagongnya.

Setelan Gamis yang Bisa Untuk Formal dan Non Formal

Resepsi Khas Surakarta, Piring Terbang

Menghadiri resepsi pernikahan di Surakarta adalah hal yang sejak manda kecil menjadi kenangan yang selalu melekat di pikiran manda. Ya, resepsi gaya Solo yang dikenal dengan "piring terbang". Sekilas terdengar apakah ada hubungannya dengan benda luar angkasa UFO. Ternyata tidak ada hubungannya. Jelas-jelas resepsi gaya Solo "piring terbang" yang dimaksud adalah piring-piring yang beterbangan dari tangan pramusaji yang melayani setiap tamu yang hadir di resepsi pernikahan. Kali ini kita akan tamasya beberapa jam di kota Solo ya.

Muka Bantal

Resepsi pukul 10 pagi di jantung kota Solo, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi. Tentunya, kami dari Jogja mengambil 2 jam waktu sebelumnya agar tidak kemrungsung dan tepat sampai tujuan. Karena nikahan kali ini terhitung nikahan sepupu satu trah keluarga musikanan, maka jemput menjemput pun dilakoni. 

Resepsi Khas Solo

Sesampainya di gedung, alhamdulillahnya acara belum dimulai. Masih tersedia banyak kursi kosong di areal dekat pelaminan dan panggung band. Unik ya, meja dan kursi ditata sedemikian rupa sehingga resepsi di kota Solo ini masih menjunjung budaya Jawa yang bukan prasmanan atau buffet sehingga tamu-tamu makan dengan berdiri. Di Solo, tamu-tamu dipersilahkan duduk terlebih dahulu dan di tiap meja sudah tersedia teh hangat manis atau nasgitel yang bebas diambil sendiri oleh para tamu undangan.

Manda dan panda mengambil posisi yang dekat dengan meja, sehingga tidak merepotkan orang lain jika hendak menaruh sesuatu di atas meja atau sekedar mengambil/mengembalikan gelas. Pada saat menghadiri resepsi di luar kota, selain tas, tak lupa manda membawa serta dompet yang biasanya berfungsi untuk membawa amplop yang akan dimasukkan sebagai pengganti kado, handphone dan tissue. 

Wisata Pantai Glagah - Congot, Purworejo

Jalan-jalan tamasyaku kali ini menuju ke barat Yogyakarta, tepatnya setelah Wates, menuju ke arah Purworejo. Kali ini janjian ketemu dengan sahabat sekaligus kakak dari Bandung. Perjalanan menuju Barat di pagi ini lancar dan kurang lebih 1,5 jam sudah melewati batas kota Yogyakarta. Sebagai tanda sudah masuk batas kota adalah banyaknya penjual dawet ireng.

dawet ireng

Biasanya kalau siang hari, kami pasti mencicip dawet ireng ini karena dawet yang biasanya dijumpai di Yogyakarta adalah dawet putih dan dawet hijau. Kalau dawet ireng yang asli berasal dari daerah Purworejo. Sluurrpppp segeerrr diiminum bersama dengan santan, gula jawa cair dan es batu.

Kali ini tujuan kita bertamasya adalah di Pantai Glagah - Congot, Purworejo. Di sini selain melihat pantai berpasir hitam yang sangat halus, kita juga bisa melihat taman buah naga, memancing di sungai dan naik kapal di laguna yang ada di Pantai Glagah.

Naik Kapal di Laguna

Matahari bersinar sangat terik siang ini, dan kami menikmati keceriaan liburan di pantai, hihihi.. Terlihat dari senyum cerah ceria kami di foto-foto yang berhasil diabadikan dari lensa kamera. Ternyata, bertamasya ke pantai dengan menggunakan gamis bukanlah menjadi masalah lho..

Mr. Pancake, Nyore di Sudut Ambarukmo Plaza

Mr. Pancake - Ambarukmo Plaza

Jaman saya dulu SMA *hanya beberapa tahun yang lalu kok* mau nyari pancake yang seenak dan sekece sekarang, susahnya minta ampuuunn. Bersyukur banget masih hidup di era sekarang *berasa tuak sekali* bisa mencicipi pancake dan varian kuliner berjenis pancake, baik di Nanny's maupun di Mr. Pancake ini.

Edisi Pacaran #SeptemberCeria

Masih dalam rangka #SeptemberCeria, mohon maaf ya postingannya beruansa love-lovean ni. Sore ini pingin aja jalan sore mengingat nostalgia mengukur jalanan pakai motor. Inget jaman-jaman dulu pas PDKT *padahal nggak boleh boncengan, bawanya motor sendiri-sendiri* Sore ini sudah siap cuzz dan 15 menit dari rumah kami sampai ke Ambarukmo Plaza. Kalau di Jogja, mengendarai motor itu nyaman banget ketika tahu jalan tikus-jalan tikusnya.

Nyore di Mr. Pancake

Judulnya aja nyore di Sudut Ambarukmo Plaza. Sah ya kalau kita milih Mr. Pancake yang lokasinya di sudut depan Studio 21. Nyore itu identik dengan ngeteh. Setuju apa tidak ya? Yang pasti, sore ini kami memesan teh hangat untuk menemani cemilan sore kami di Mr. Pancake. Ups, cemilan? hihihihihi..

Kali ini kita nggak sengaja dresscode-an bernuansa orange, seger kalau dipakai untuk foto ya. Karena perjalanan kita naik motor dan panda tidak membawa tas punggung untuk tutup dada, kepikiran untuk memakai vest yang sekaligus bisa menghangatkan sekitar dada dan punggung tanpa membuat gerah lengan dan leher. Dilihat-lihat lagi, boleh ya kasih penilaian jadi seperti ABG lulus SMA tahun lalu ya kita *kedip-kedip*.