Showing posts with label wisata sejarah. Show all posts

12 Hal Menarik Liburan ke Desa Wisata Teletubbies


"Sebuah bencana bisa menjadi berkah dari Tuhan"

Tahun 2006, gempa bumi mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya, tak terkecuali sebuah desa di daerah Nglepen, Prambanan yang mendapat imbasnya. Tanah berguncang, bergeser dan mengakibatkan satu desa ambles dan warganya kehilangan tempat tinggal.

Dari musibah tersebut, dibangunlah rumah Dome yang menjadi cikal bakal desa wisata di daerah Prambanan. Unik! Itu adalah kesan yang pertama kali diungkapkan oleh orang yang mendengar desa wisata rumah Dome tersebut dikenal dengan desa wisata Teletubbies


Kenapa desa wisata Teletubbies?


Untung Ada Stimuno Syrup, Traveling Asyik ke Candi Ijo


Halo sahabat tamasyaku, sudah berencana tamasya kemana akhir minggu ini? Cerita tamasyaku kali ini kita akan jalan-jalan ke Candi Ijo, sudah berencana juga mengajak Piki. Setiap kali bepergian mengajak balita, Manda selalu mengkomunikasikannya jauh hari, karena kondisi tubuh anak kecil tidak bisa diprediksi. Berangkat KB (Kelompok Bermain) sehat, pulang-pulang bisa saja pilek. Karenanya, sistem imun dalam tubuh harus dalam kondisi yang bagus agar tubuh tetap fit.

Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengkonsumsi buah dan sayur, namun tidak semua kandungan zat yang dibutuhkan tubuh ada di dalam buah dan sayur yang dikonsumsi. Di saat musim sakit seperti sekarang ini, harapan untuk bisa #Sehat365Hari adalah sesuatu yang perlu untuk diupayakan, salah satunya dengan minum Stimuno setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Selain stimuno sirup untuk balita, kami juga mengkonsumsi stimuno forte untuk menjaga daya tahan tubuh.

5 Tempat Anti-Mainstream Buat Nge-Date


Weekend memang biasanya waktu yang pas buat pergi bersama pasangan. Setelah 5 hari beraktifitas tidak ada salahnya jika kita ingin quality time bareng pasangan. Tapi lama-lama kayaknya bosen juga ya kalo weekend cuma jalan-jalan ke Mall saja yang tidak jauh dari nonton bioskop, makan dan belanja. Tapi tenang saja, 5 rekomendasi beberapa tempat nge-date antimainstream untuk menghabiskan waktu dengan pasangan ini bisa kamu coba. Dijamin akhir pekan kamu tidak kalah seru dengan jalan-jalan di Mall dan tentunya tidak bikin kantong bolong. Penasaran? Yuk simak!

Cara Fun Bakar Lemak Lewat Travelling

Pose Andalan Menyembunyikan Lemak

Halo sahabat tamasyaku, pernah nggak terpikir bahwa kegiatan kita tamasya atau jalan-jalan, juga merupakan sarana untuk jogging dan membakar lemak. Sudah kenal lemak kan? itu lho, yang terlihat seperti gadget yang menempel di perut saat kita duduk, hehehehe. Sebenarnya, tulisan ini ingin menyampaikan pesan bahwa orang berwisata itu tidak selalu identik dengan penggembulan, melainkan bisa juga jadi olahraga yang asyik dilakukan bersama keluarga dan orang yang kita cintai.

Liburan ke Kota Pahlawan, Surabaya

Wisata ke Surabaya

Halo sahabat tamasyaku, Indonesia itu kaya, seluruh kota di pulau Jawa menawarkan tempat wisata dan kuliner yang membuat setahun jalan-jalan juga tidak cukup. Demikian pula kami, ke Surabaya masih lewat saja ketika kami akan ke Jember. Sudah menjadwalkan akan ke Surabaya, dan saatnya blogwalking untuk mengetahui tempat wsisata dan kuliner khas dari kota Pahlawan ini. Selain mencari bangunan, monumen dan museum, kuliner di Surabaya juga menyediakan banyak pilihan, dan tentunya persiapan hotel murah di Surabaya juga harus disiapkan ya.

Cara Mudah Memperoleh Harga Hotel dan Penginapan Murah di Semarang Jateng


Lawang Sewu

Kini, pilih memilih Hotel lebih mudah lagi karena adanya agen booking Hotel via online. Dimana pihak tersebut berperan sebagai penyedia layanan pesan Hotel dengan akses internet. Tak sedikit pula yang telah menawarkan harga Hotel dan penginapan murah di Semarang Jateng. Dari layanan tersebut tentunya semakin mempermudah jangkauan Anda dalam memilih dan booking kamar Hotel dengan segera. Sedari pemesanan yang sifatnya mendadak hingga booking untuk lain hari. Meskipun begitu, Anda pun perlu mengecek dan mematikan terlebih dahulu, bahwa layanan booking tersebut benar-benar menawarakan harga asli yang tidak ditambahkan beban anggaran ini itu di akhir atau saat totalan.

Candi Plaosan Jadi Saksi

Di balik seorang laki-laki yang sukses, ada wanita yang mendukungnya.
Dibalik kesuksesan foto seorang wanita, ada laki-laki yang sabar disampingnya.

www.tamasyaku.com
Sebuah Cerita dari Plaosan

Rasa-rasanya, penggalan pepatah di atas ada benarnya, bagaimana tidak? Seorang perempuan yang namanya mau difoto, pasti ada kata "bentar"nya. Entah itu membetulkan pashmina, merapikan pakaian, mengusap wajahnya dengan kertas minyak atau tissue, atau mencari angle yang bagus (baca : agar terlihat kurus).

Terpesona Kain Batik Asli Indonesia

Kesibukan di akhir pekan (baca : sabtu - mingg) ketika sedang sibuk dengan banyak agenda memang serasa tidak jadi liburan. Ya, beginilah kita sebagai makhluk sosial, terus berinteraksi dan berkomunitas dengan orang lain sesama manusia. Bukankah saat bertemu dengan orang lain, yang dalam bahasa arab dikenal dengan silaturahmi, yang salah satu manfaatnya adalah memperpanjang usia. In sha Alloh.

Komunitas Bisnis Online Oriflame

Pas barengan dengan upline tercinta yang menginspirasi saya bekerja dari rumah dan berbisnis online di jarigannya. Seru sekali acara temu kangen dan berbagi ilmu yang diadakan pagi ini jam 10. Karena sudah diagendakan jauh-jauh hari, saya menyanggupi untuk menjadi MC sekaligus moderatori acara sharing keluarga MANFAAT pagi itu. Ternyata oh ternyata bersamaan dengan undangan nikahan tetangga belakang rumah. Langsung putar otak, bagaimana memadu padan baju yang bisa dipakai untuk acara non-formal dan acara formal (baca : jagong). Baiklah, saya memutuskan menggunakan setelan gamis dengan cardigan yang berbeda. Saya pilih cardigan santai yang saya buat dari pashmina panjang dan blazer sarimbit dengan panda untuk acara jagongnya.

Setelan Gamis yang Bisa Untuk Formal dan Non Formal

Wisata Candi dan Mengejar Sunset di Plaosan

candi plaosan
Candi Plaosan Kidul


De Casparis berpendapat bahwa kompleks Candi Plaosan didirikan pada pertengahan abad ke- 9 Masehi, antara tahun 825 - 850 M. Pendapat ini didasarkan dari data prasasti, saya seni dan arsitektur Candi Plaosan. Dikatakan pula bahwa candi ini dibangun oleh raja putrid dari Dinasti Sailendra penganut agama Buddha yang bergelar Sri Kahulunnan, dibantu oleh Rakai Pikatan dan Dinasti Sanjaya yang menganut agama Hindhu. Sri Kahulunnan menurut Casparis disamakan dengan Pramodawardhani.

sunset
Candi Plaosan Lor



Rebutan Jajanan Pasar : Sentiling

Seseruan kopdar blogger di Semarang selama 12 jam, menyisakan cerita dan kenangan yang membekas sampai siang ini. Kamera yang tadinya sebagai alat mengabadikan moment, ternyata berhasil merekam jepretan-jepretan tak terduga yang buah iseng manda dituangkan dalam bentuk dialog untuk mengenang kehangatan kita ya mbaknik dan taro. Setelah dari Lawang Sewu, kita menuju ke Gereja Blendhuk ini.

Dalam kopdar ini, Ummah membawakan kami banyak sekali kue tradisional yang dikenal sebagai jajan pasar. Bentuknya ada banyak, seperti : klepon, putu ayu dan sentiling. Sedikit cerita tentang jajan pasar SENTILING yang direbutkan dalam dialog ini, sentiling ini dulu sewaktu saya kecil namanya "bengawan solo". Entah kenapa sebutannya bengawan solo, kalau penasaran googling yah! Lalu beberapa waktu lalu, mencicipi sebuah jajan pasar namanya ongol-ongol juga mirip rasanya dengan sentiling ini..

karena enak, pantes titipan sentiling menjadi tidak aman di tangan orang yang dititipi.

Wisata Persahabatan di Kota Semarang

By chance we met, By choice we become friend. Millie Huang


Menggoreskan sebuah cerita untuk masa depan, tidak lagi di atas kertas dengan tinta, melainkan dengan mengarsipkannya dalam sebuah blog yang sewaktu-waktu bisa kita buka dan kita baca sebagai pengobat rindu. Orang bisa bertemu, tertawa dan menghabiskan saat-saat dengan mencolek dan saling berkirim kabar karena ada rindu dan sebuah rasa memiliki. Dan tentunya, ada "klik" saat kita bisa bekerja dalam satu tim. Tim bukanlah sesuatu dalam lingkup yang besar, tim terkecil adalah keluarga dan komunitas. 

Jalan-jalan tamasyaku di kota Semarang kali ini, mengunjungi beberapa tempat wisata dan kuliner khas Semarang yang akan diceritakan seluruhnya dalam cerita-cerita di tamasyaku ini secara berseri ya... Perkenalkan dulu siapa aja yang bergabung dalam kopdar Wisata Persahabatan Blogger #1.
tokopedia.com
Manda Panda

Perkenalkan, ini adalah manda dan panda, kontributor www.tamasyaku.com. Mereka adalah partner hidup yang mendukung semua cerita di tamasyaku ini sejak dituliskan. Saling melengkapi sebagai tim kerja bertamasya, diantaranya : persiapan barang yang dibawa, pesan tiket dan hotel, alokasi budget, tempat yang akan dikunjungi, pembaca map, tukang bertanya, tukang foto, dan model.

TOKOPEDIA.COM
Panda

Karena panda tidak suka di foto, maka mandalah yang menjadi obyek jepretan kamera DSLR atau kamera pocket atau kamera gadgetnya. Semoga hasil jepretannya semakin kece kalau nanti diberi kemudahan upgrade ke kamera DSLR yang lebih kece ya panda.. Aamiin..

Istana Air Taman Sari, Yogyakarta

Halo sahabat tamasyaku, ketemu lagi di hari Kamis, dan sudah tahu kan ya kalau besok Jumat. Kalau sudah dekat dengan akhir pekan, bawaannya pingin blogwalking untuk bisa merencanakan akan menghabiskan akhir pekan kemana gitu yaaa. Semoga cerita kali ini tentang Sudut Foto Menarik di Istana Air Taman Sari bisa menginspirasi yaaa buat yang suka jeprat-jepret. Sebelumnya juga saya pernah cerita tentang sudut foto menarik di Keraton Ratu Boko. Sekarang kita tengok perjalanan tamasyaku bersama keluarga pelancong di Taman Sari yaaa...

Taman Sari Wisata Jogja
Taman Sari Wisata Jogja


Wisata Sejarah di Lubang Buaya, Jakarta

Jakarta, ibukota Republik Indonesia, identik dengan sebutan kota metropolitan. Gegap gempita kemegahan dan nyala lampu yang terang benderang selama 24 jam. Menawarkan kehidupan yang hampir tiada pernah mati dari pukul 00:01 sampai pukul 24:00, tentunya ingin sekali berwisata ke jakarta dan sekali-sekali menikmati macet dan banjir. *uppsss


Wisata Cirebon, Jawa Barat (2)

Perjalanan kita lanjutkan di hari kedua, tempat tujuan berikutnya di Kraton Kasepuhan Cirebon. Yang unik disini adalah perkawinan antara bangsa Tionghoa yang ditandai dengan piring keramik yang ditempel di tembok bangunan pagar kraton.

 

Rasanya kota Cirebon itu kecil, asal kita sudah di daerah Siliwangi, maka wisata kuliner khas Cirebon dan oleh-oleh pun siap dikantongi,hehehe.. 


Tradisi Tumpeng Nasi Kuning


Perjalanan cerita tamasya kali ini mampir di icip-icip kuliner Indonesia ya? Tradisi tumpeng nasi kuning di acara syukuran adalah tradisi Jawa, khususnya Jogjakarta untuk mengeti hari ulang tahun agar senantiasa selamat, panjang umur dan mencapai kesejahteraan dalam kehidupannya. AMIEN.

Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah



Dieng,
16 Oktober 2007

Apabila kalian berkunjung ke daerah Temanggung, jawa Tengah rasanya rugi apabila tidak menyempatkan untuk berwisata ke Dieng. Di objek wisata ini, bisa dijumpai beragam tempat wisata menarik dalam satu paket kunjungan, yaitu : telaga warna, hutan wisata, Dieng Teater, candi Arjuna dan kawah si Kidang.

Perjalanan kami ke Dieng dari Yogyakarta menempuh waktu sekitar 3 jam. Perjalanan di sepanjang jalan menuju kawasan Dieng berliku dan menanjak. Pemandangan lembah yang menakjubkan bisa mengurangi penat rutinitas. Setelah sampai di Dieng yang berhawa dingin dengan bau belerang yang menyengat. Kami mengunjungi telaga warna, namun sayangnya kami datang di musim kemarau sehingga debit telaga menyusut sehingga ada lumpur yang bisa dipakai untuk kami berfoto.



Setelah puas menikmati telaga warna, kami melanjutkan perjalanan menikmati hutan wisata sekaligus ingin menonton film tentang Dieng di teater yang disediakan dengan berjalan menyusuri tangga di atas telaga warna. Sungguh elok pemandangan yang bisa kita lihat dari atas telaga warna. 

Setelah menikmati film, kita bisa mengunjungi kawah aktif si Kidang dan menyantap tempe mendoan yang dijual di sekitar kawasan kawah. 

liputan keluarga : ep

Borobudur, Magelang


"Seven Miracles In The World", riwayatmu kini ...

Kurang lebih 1 jam perjalanan dari Yogyakarta, sampailah kita ke Candi Borobudur. Perjalanan wisataku kali ini karena mendapat tugas dari Jurusan untuk mengantar sepasang suami istri dari Hannover, Jerman. Banyak yang telah berubah dari Borobudur yang dulu sewaktu SMP pernah kukunjungi. Kini, new Borobudur looks like more beautiful. Biaya parkir dan masuk sudah lebih teratur dan kita bisa menggunakan jasa guide dengan fasilitas yang lebih baik daripada sekedar jalan-jalan ke sekeliling candi. Untuk masuk per orang dikenai biaya 9 ribu (turis domestik) dan 99 ribu (turis asing) dan biaya guide 50 ribu. Perjalanan kita berawal menurut cerita yang tersirat dari Candi Borobudur tersebut. Dikenalkan juga jenis tanaman yang jadi obat pada masa Syailendra dan istimewanya kita bisa melihat pohon Bodhi yang menjadi pohon bersejarah bagi pemeluk agama Budha.



Guide dengan fasihnya akan menceritakan sejarah candi Borobudur dan menunjukkan bahwa Borobudur dibangun tanpa menggunakan perekat. Beberapa bagian candi sudah direnovasi karena sesuatu hal yang akan diceritakan oleh guide. (kalo penasaran, silahkan datang sendiri ke Borobudur ya?)



Berlapis-lapis tingkat kita lalui dan tibalah kita di puncak Nirwana (puncak Borobudur yang terdapat stupa-stupa). Ada satu stupa yang konon ceritanya merupakan satu-satunya stupa yang selamat dari ledakan bom beberapa tahun yang lalu. Alkisah, barang siapa bisa menyentuh ibu jari stupa maka keinginannya akan terwujud. Wallahualam bi shawab.

Kami sempat foto-foto bersama di Borobudur dan melihat keindahan alam dari ketinggian Borobudur. Ketika cuaca cerah, bisa dimungkinkan untuk melihat perbukitan di sekeliling Borobudur dan gunung-gunung disekitarnya (salah satunya gunung Merapi).

ima-ep

Koln, NRW

Rhein, Museum dan Dome
Februari 2010

Perjalanan kita sekarang menuju ke negara bagian NRW (Nord Rhein Westphalia) di kota Cologne/Koln. Sesampainya kita di Koln Hauptbahnhof kita akan disuguhi kemegahan Dome Koln yang bisa langsung terlihat di jendela sebelah kanan bila kita menumpangi kereta dari Aachen.


Halaman yang luar dan hamparan anak tangga yang menjulang menyambut para wisatawan untuk berfoto dengan latar Dome yang bersejarah. Sejauh mata memandang ke atas yang terlihat betapa kokohnya Dome ini.


Berjalan ke arah kanan Dome, kita akan menjumpai museum bersejarah (Roman-Geranic Museum).




Menuju lorong di tengah museum kita akan disuguhi hamparan sungai Rhein yang berlatar kemegahan Dome. Kita bisa berfoto di atas jembatan dan berlatar sungai Rhein. Selain di atas jembatan, kita juga bisa menyusuri Sungai Rhein dan menikmati jalan-jalan di kota Koln.

Beberapa yang bisa kami ceritakan ada kebun binatang, museum coklat Lindt, bangunan Dome yang lebih kecil, beberapa patung dan bangunan untuk berfoto.

Liputan khusus di Museum Coklat:

Disini kita bisa membeli coklat aneka rasa dan bentuk. Pas untuk oleh-oleh dan hiasan di toples. Coklat Lindt ini sangat terkenal enak dan masyarakat Jerman menyukai Dark Schocolade (coklat hitam) yang pahit menurut kita. Museum ini menyerupai bangunan kapal di ata sungai Rhein. Kita melewati jembatan kecil yang bisa dipakai untuk berpose,he3x..
Selamat berpelancong,
ima-ep

Rome, Italy

Roma, Italy
11 - 13 April

Alhamdulillah untuk perjalanan yang direncanakan Alloh dalam hidup kita yang kita rasakan begitu indah.. Akhirnya langkah kaki ini sampai ke ibukota itali.. Benar benar tidak pernah kami rencanakan semuanya.. Bersyukur atas segala anugerahNya..

Senangnya bersahabat keluarga yang hobbynya juga travelling.. Di tanah jerman ini kami bertemu dan berkat tulisannya di keluargapelancong.net,kami terinspirasi untuk mencoba melancong sampai ke itali..

Tiket kami pesan online di germanwings.com dan hotel pun kami pesan melalui booking.com.. Alhamdulillah tiket murah dari koln/bonn flughafen sudah kami kantongi.. Mudah sekali akses bandara di jerman.. Semuanya tertata apik dan rapi serta memudahkan pengunjung untuk menguasai medan :-)

Perjalanan dari aachen kurang lebih hanya sekitar 1,5 jam.. Namun kami menghadiri liqo' di Dueren sehingga penerbangan kami terasa nyaman setelah diisi dengan acara grillen di tempat keluarga pelancong yang sangat hangat..

Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 2 jam, untuk Germanwings di Koln/Bonn flughafen ada di terminal 1b. Bandara Koln/Bonn relatif cukup besar juga,namun petunjuk arah di Jerman sangat informatif dan mudah diikuti. Pesawat kami delay 35 menit, wah maklum ngejar tiket promo,he2.. Begitu mau boarding,ternyata belalai untuk masuk ke pesawat belum terpasang, sehingga kami menunggu di dekat mesin belalai yang anginnya begitu dingin 1-3 derajat. Alhamdulillah cuaca buruk menghadang kami persis sebelum mendarat di Fiumicino, Roma. Bandara Fiumicino juga dikenal dengan nama bandara internasional Leonardo da Vinci.

Setelah berputar2 dan akhirnya mendarat dengan selamat di bandara Internasional Leonardo da Vinci diiringi hujan deras dan petir. Wow... That's one problem happened.. Begitu besarnya bandara Fiumicino sehingga untuk mengambil bagasi kami melewati lorong2 yang panjang dan sudah sepi karena hari Minggu dan jam sudah menunjukkan pukul 19.15.. Setelah mengambil bagasi yang berisi roti dan air minum, kami segera ke bagian informasi untuk tahu bagaimana sampai ke Rome Termini. Dan... Dengan mengikuti petunjuk arah menuju train (gambar kereta),akhirnya kami bisa berbagi tips bahwa lebih baik mendarat di Ciampino karena bisa menggunakan fasilitas bus untuk sampai ke stasiun metro terdekat sehingga biaya tiket sampai ke Roma bisa ditekan. Kami harus membayar einzel ticket/tiket sekali jalan untuk sampai ke Termini seharga 14Eu per orang di Bigliteria/ticket office :-( Kurang lebih 30 menit kami sampai di Rome Termini dan dibawah hujan deras, becek, petir kami menuju hotel Marsala yang sudah kami pesan. Untunglah lokasinya terjangkau dan berdasarkan peta dari maps.google.com kami bisa menemukan dengan mudah.. Nah, sekarang kami mau istirahat mengembalikan tenaga untuk siap hunting object esok pagi.. Tips: Kebetulan kami mendapat peta komplit Roma yang mudah dipahami jadi memudahkan perjalanan kami. Alasan panda memutuskan berangkat ke Vatican karena letaknya yang paling jauh dari Termini. Menggunakan Metro A jurusan Batistini kami menuju halte Ottaviano untuk melihat Basilica S. Pietro. Sungguh megah bangunan dan pilar2 gereja dimana para paus biasa menyapa umatnya. Terbayang betapa penuhnya halaman di depan kami saat Johannes paulus II meninggal. Masuk ke dalam Basilica S. Pietro gratis dan kita diijinkan untuk mengambil gambar didalamnya.

Searah Basilica S.Pietro kita bisa berjalan menuju Castel Sant' Angelo ditepi sungai Tevere. Sedikit berjalan akan sampai di Piazza dei Tribunali. Di setiap bangunan di Roma yang bisa dinikmati adalah kemegahan bangunannya. Nah sampailah kita di daerah Piazza Cavour. Kami membaca peta dan memilih jalur 70 untuk sampai di Termini lagi. Sedikit tips seperti cerita teman2, kita harus melambaikan tangan untuk memberhentikan bus. Pesan kami, hitunglah jumlah halte yang akan pakai untuk berhenti dari halte yang dikotaki karena bus di Roma tidak memberi keterangan di tiap halte pemberhentiannya. Alangkah baiknya bertanya pada supir bis dimana akan berhenti atau stasiun metro terdekat.

Tujuan berikutnya, kami Piazza del Papolo dengan halte pemberhentian Metro A di Flaminio. Di sana ada bangunan kembar dan patung serta tugu yang akan dijumpai di banyak tempat di Roma. Selanjutnya kami menggunakan Metro A lagi arah Agnanina menuju halte Spagna.

Nah.. di Spagna ini kita bisa melihat kolam yang ada kapalnya dan Trinita dei Monti, yang juga dikenal dengan Spanish Step. Apabila punya energi banyak untuk menaiki tangga di Spagna maka anda akan melihat kota Roma dari ketinggian dan mungkin begitu indah. Kami tidak menaiki tangga tersebut dan memilih membeli souvenir 'magnet' yang setelah kami bandingkan dari sebelumnya di Spagna lebih murah walaupun hanya 50 sen,he3x..
Perjalanan kita lanjutkan ke Fontana del Tritone dengan halte pemberhentian di Barberini. Di salah satu pojok ada toko tas kulit buatan italy yang kami rasa harganya terjangkau dengan kualitas kulit yang bagus..

Waktu sudah menunjukkan pukul 13 dan perut kami sudah memanggil untuk diisi.. Pizza dan pasta italy begitu menggiurkan.. Alhamdulillah kami ingat bahwa ada kebab dan pizza halal di dekat stasiun termini (sebelah kanan lewat pintu via marsala).. Kami memesan teh hangat,kebab dan pizza.. Waaaahhhh rasa saus pizza dan tipisnya pizza dengan daging dan keju di atasnya begitu perfekto .. Pizza di sini dijual per 100gr.. Untuk sebuah pizza yang mantapps kita hanya membayar 4 Eu dan donner kebab dengan chicken&beef hanya 3,5 Eu dengan saus kebab yang uenaaakkk.. Wah, makan siang menu istimewa.. Karena semalam kehujanan, panda mengambil inisiatif untuk ibadah dan tidur siang dulu di hotel sebelum melanjutkan hunting senja di Colloseum.. Akhirnya kami cukupkan setengah hari ini dengan tidur siang dan kota Roma relatif panas..

Sore hari pukul 15.30, kita lanjutkan hunting dengan metro B jurusan Laurentina menuju Colloseo. Begitu keluar dari stasiun Metro, kita akan dihadapkan bangunan Colloseo nan megah yang digunakan untuk para gladiator bertarung. Tempat menarik untuk berfoto di gerbang menyerupai Arc de Triomphe (paris), yaitu gerbang Arco di Costantino. Menuju arah Palatino kita bisa mengambil gambar Domus Aurea berdampingan dengan Colosseo. Untuk melihat puing2 peninggalan kejayaan Romawi di Palantino, kita harus merogoh kantong 4Eu dan untuk sampai Roman Forum 6Eu.

Dalam pikiran kami, jika bangunannya besar mau ditutupi seperti apa tentu akan bisa terlihat. Dan... Benar juga.. Sepanjang via del Fori Imperiali terhampar sisa2 kemegahan Romawi yang akan membuat kita kagum sampai di Monumento a Vittoria Emanuelle II. Kami ingin segera sampai di Fontana di Trevi yang begitu terkenal. alhamdulillah kami bisa menikmati senja di Colloseo dan ditutup di Fontana di Trevi. Air mancur megah dengan ornamen yang begitu indah. Air mengalir seperti air terjun kecil buatan yang membuat kita ingin berlama2 di sana. Tak lupa tradisi lempar koin dan berharap bisa kembali lagi ke Roma bersama orang2 tersayang kami.. Amien..

Senja berangsur berganti malam, tradisi nyasar tetap saja ada. Kita salah naik bus dan nyasar di daerah CAVOUR. Kami kira Piazza Cavour ya daerah dekat metro Cavour tapi ternyata beda 180 derajat dari barat laut dan tenggara,ha3x.. Alhamdulillah kita selamat setelah bertanya dengan supir bis wanita yang sedang ngetem..

Rasanya menghabiskan malam di italy harus, mumpung summer sehingga gelapnya baru sekitar pukul 20. Waktu itu jam hp menunjukkan pukul 17 dan kami masih ingin berpetualang di Pantheon. Dengan menggunakan bis jalur 116 dan bertanya pada penumpang kalau ingin ke Pantheon, akhirnya kita ditunjukkan rute dari Piazza Navoria, Palazzo Madama dan akhirnya melihat Pantheon. Sepertinya kawan2 harus merasa Gelato Roma yang rasanya ueeennaaaakkkk dan tidak eneg. Kita bisa mencicipi semua rasa yang mau kita pilih. Satu cup bebas berapa rasa hanya dengan membayar 2 Eu. Tergolong mahal jika dibandingakan ice cream del Negro Aachen yang juga menjadi favo kami. :-)

Di jalan sempit menuju Pantheon ada toko souvenir yang menjual topi/kaos original Inter Milan, Milan, Ferrari dan Roma. Di tempat ini pula,aku menemukan piring Roma yang lebih murah 1,5 Eu dibanding di Colloseo. :-(

Waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 dan kami mencari halte bis untuk kembali ke Termini. Kami menunggu bis 70 dan menyempatkan berfoto-foto di depan Vittorio Emanuelle 2 yang megah di malam hari. Berhubung hujan rintik2 mulai turun, kami mengakhiri perjalanan malam itu dengan menyantap mie rebus hangat.. nyam nyam..

Second day in Rome,

Sengaja bangun pagi2 untuk bisa melihat Fountain de Trevi lagi.. Kalau kawan2 pernah ke sini, pasti ketagihan deh dengan ni pancuran.. Berasa di tempat yang adeeemm dan segeerr liat air yang gemericik.. Sebenarnya tempat2 yang musti dikunjungi di Roma sudah selesai kita datangi.


Hari ini tidak ada tujuan khusus ke suatu tempat. Tinggal menghabiskan bangunan2 museum dan tempat2 yang ada di peta Roma sembari menikmati coklat dan pasta itali. Beberapa tempat yang kami pakai untuk background foto, diantaranya: Isola Tiberina (pulau buatan di tengah sungai Tiber), beberapa Palazzo, Argentina, beberapa Musee dan Piazza della Repubblica.

Tips:
• Memanfaatkan tiket trim, bawa peta Roma yang ada gambarnya dan linie trim.
• Stasiun Termini begitu besar, meliputi stasiun kereta, stasiun Metro, terminal bus, kedai dan restoran.
• Untuk pulang ke bandara, biasanya di track 25-27 dan letaknya jauuuhhh sekitar 15 menit jalan kaki dari masuk stasiun Termini. Siapkan waktu yang sedikit longgar sebelum kereta menuju bandara berangkat.

Selamat berjalan2, berfoto2, belanja tas kulit italy, dan mencicipi pasta..

Museum Purna Bakti Pertiwi, Jakarta

Museum Purna Bakti Pertiwi, TMII24 Januari 2009

Seperti ulasan kami tentang TMII. Dalam satu kawasan TMII, bagi yang berkeluarga dan mempunyai putra/i sangatlah asyik piknik seharian di TMII. Dari naik Gondola melihat rumah adat dan melihat TMII dari kereta gantung, piknik di taman TMII, melihat Teater Imax, sampai wisata sejarah ke museum peninggalan mantan Presiden Soeharto.

Dalam ulasan kali ini, tanpa berkomentar secara politik, kami hanya ingin mengatakan bahwa “Menakjubkan sekali apa yang ada di dalam museum Soeharto”. Dari parkiran mobil kita akan dipakai memakai mobil khusus ke pelataran museum. Selain bagian utama, ada sekitar 4/5 ruangan yang khusus memajang bintang dan lencana pak Harto, ruang diorama perjalanan pak Harto, ruang perpustakaan dan ruang khusus. Museum ini terdiri dari 2 lantai dan luassss sekali dan full AC.

Bagian utamanya saja luassss sekali dan memajang barang-barang antik nan mahal seperti : pajangan dan barang-barang dari batu giok, gading gajah yang diukir cantik sekali, jenis batu-batuan nan elok dan masih banyak lagi yang menakjubkan dan hanya bisa diihat apabila kalian menyempatkan berkunjung ke TMII. Di lantai 2 memajang kain dan baju pemberian sahabat pak Harto dari negara tetangga.

Kami sangat bangga karena beliau mempersilahkan kita untuk mengagumi barang-barang yang antik dan elok sekali.

Salam,
ima-el